KEPANJEN - Pemindahan lokasi Alun-Alun Kepanjen ke Stadion Kanjuruhan juga akan diiringi peningkatan infrastruktur jalan. Salah satunya ruas pelebaran jalan menuju kompleks stadion. Utamanya di bagian timur. Sementara ini, sisi kanan dan kiri jalan di area tersebut masih dimanfaatkan oleh Pedagang Kaki Lima (PKL) berjualan.
“Nanti jalan tembusnya akan kami lebarkan sampai sekitar 12 meter,” ujar Bupati Malang H M. Sanusi pada Jumat lalu (8/5).
Dengan adanya peningkatan kapasitas jalan itu, diharapkan lalu-lintas menuju alun-alun akan semakin lancar. Namun pihaknya bakal melakukan kajian dan penyusunan desain alun-alun untuk rencana pelebaran jalannya.
“Setelah ini (Alun-Alun Kepanjen) jadi, baru di sana (jalan tembus) akan dibangun,” terangnya. ”Anggaran bisa disiapkan oleh bina marga (dinas pekerjaan umum dan bina marga) atau jadi satu dengan alun-alun,” beber orang nomor satu di lingkungan Pemkab Malang itu.
Kemudian, dia melanjutkan, UMKM di kompleks stadion juga akan disediakan outlet di bagian selatan. Pelaku UMKM dari 33 kecamatan bisa membuka lapak di sana. Sehingga perekonomian dapat terus berputar.
Seperti diberitakan, rencana pembangunan Alun-Alun Kepanjen kembali diubah dari di belakang Kantor Bupati Malang, kemudian bergeser ke sisi selatan stadion. Menurutnya, pemindahan lokasi tersebut untuk mempercepat proses pembangunan dan memangkas biaya.
Dengan adanya pemindahan lokasi, dia melanjutkan, beberapa fasilitas di area gelanggang olahraga itu juga akan disesuaikan. Di antaranya Taman Lalu-Lintas, tempat parkir, hingga lapangan sepak bola outdoor.
Pihaknya masih akan menyusun desain terlebih dahulu. Di area tersebut juga ada pemakaman, tetapi pihaknya berkomitmen tidak merusak area tersebut. Pagar akan dipasang sebagai pembatas.
Terpisah, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Malang Abdul Qadir menegaskan, pihaknya akan terus mengawal dan mendorong agar pembangunan alun-alun terealisasi sesuai jadwal.
“Pembangunan ini bukan hanya proyek fisik, tetapi juga menyangkut wajah daerah, ruang interaksi masyarakat, penguatan ekonomi kerakyatan, hingga pengembangan kawasan perkotaan yang lebih tertata dan modern,” pungkasnya.(yun/dan).
Editor : Mahmudan