Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dibutuhkan Dokter Baru di Puskesmas Tumpang Malang

Indah Mei Yunita • Selasa, 12 Mei 2026 | 09:40 WIB

 

Nakes di Puskesmas Tumpang
Nakes di Puskesmas Tumpang

 

TUMPANG – Pelayanan kesehatan di Puskesmas Tumpang terancam tidak maksimal. Sebab, puskesmas tersebut mengalami krisis atau kekurangan tenaga kesehatan (nakes). Jika dibiarkan, risikonya dialami pasien.

“Apalagi lokasinya jauh. Jadi jarang ada dokter yang mau bekerja di sini (Puskesmas Tumpang),” ujar Bupati Malang H M. Sanusi setelah meninjau layanan Puskesmas Tumpang kemarin (11/5).

Selain di puskesmas tersebut, Sanusi menyebut, masih ada beberapa puskesmas di pelosok yang kesulitan merekrut nakes. Salah satunya Puskesmas Tirtoyudo dan Sitiarjo.

“Di sini (Puskesmas Tumpang) harus merekrut dokter lagi. Bisa melalui rekrutmen BLUD (Badan Layanan Umum Daerah,” ucap Sanusi.

Hal tersebut demi memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Namun berdasar hasil evaluasi, dia mengatakan, pelayanan di puskesmas tersebut termasuk baik. Dengan banyaknya kunjungan pasien setiap hari, rata-rata sudah terlayani dalam waktu satu jam. Sarana dan prasarananya pun sudah tercukupi. Hanya ada beberapa bagian yang perlu diperbaiki, misalnya atap.

Kepala Puskesmas Tumpang dr Titis Ari Respatilasih menyampaikan, pelaksanaan rekrutmen tersebut tidak dapat dilaksanakan tahun ini. Sebab, tahap rekrutmen BLUD sudah berakhir beberapa waktu lalu.

Insya Allah tahun depan. Kami bisa menyiapkan untuk rekrutmen dokter baru,” kata dia.

Saat ini Puskesmas Tumpang mempunyai lima dokter umum. Dengan pasien yang dilayani sekitar 100-200 orang per hari, jumlah dokter tersebut masih kurang. Setidaknya membutuhkan tambahan tiga dokter lagi.

“Sementara ini, kami ada dokter internship. Jumlahnya ada tiga. Mereka sangat membantu kami,” ujarnya.

Untuk diketahui, rasio ideal setiap dokter melayani 5.000 penduduk. Hal tersebut mengacu pada peraturan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Nomor 1 Tahun 2017 tentang Pemerataan Peserta di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Dengan jumlah penduduk Tumpang yang mencapai 80.000 jiwa, dibutuhkan 16 dokter. Namun kebutuhan dokter tersebut bisa dipenuhi juga oleh klinik, dokter praktik, maupun fasilitas kesehatan lainnya.(yun/dan).

Editor : Mahmudan
#kesehatan malang #lowongan dokter #malang hari ini