KARANGPLOSO – Pujasera di Karangploso, jalur Singosari-Batu segera beroperasi lagi. Pembangunan ditarget rampung pada Juni depan, sehingga belasan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di pujasera dapat buka.
Untuk diketahui, Pujasera dibangun lagi pada 2025, setelah terjadi kebakaran pada 11 November 2024 lalu. Di area tersebut menampung belasan UMKM.
Kades Girimoyo Jafar Priyono mengatakan, pembangunan kembali dilaksanakan dua tahap. Tahap pertama meliputi pembangunan fondasi, dinding, hingga atap dengan anggaran Rp 200 juta.
“Tahun ini (tahap kedua) kami menyelesaikan paving dan finishing dengan total anggaran sekitar Rp 142 juta,” ujarnya ditemui di Kantor Desa Girimoyo beberapa waktu lalu.
Dia menyebut, anggaran tersebut diambil dari Dana Desa (DD). Dengan rincian, finishing sekitar Rp 86,67 juta dan pemasangan paving sekitar Rp 56,84 juta. Menurut pantauan, pembangunan Pujasera sudah hampir rampung. Para pekerja tinggal memasang rolling door dan merapikan lapisan dinding.
Sebagai informasi, kebakaran sekitar 1,5 tahun yang lalu tersebut diduga akibat korsleting listrik. Karena kebakaran, seluruh kios tidak bisa digunakan. Kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta. Sehingga para pedagang kemudian berjualan di tempat penampungan sementara.
“Penampungan ada di selatan dan barat Pujasera. Lahannya sama-sama Tanah Kas Desa (TKD),” imbuhnya. Saat bangunan sudah tuntas, sekitar 12 pedagang dapat kembali berjualan di sana. Dengan harapan, perekonomian masyarakat tetap berputar.
Seperti diberitakan, pedagang di Pujasera yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tersebut memiliki kewajiban membayar retribusi. Nominalnya Rp 250 ribu per kios per bulan. Retribusi hanya dikenakan kepada penjual yang aktif berjualan. Namun, kata Jafar, mereka dibebaskan biaya sewa kios.
Sebelumnya, jumlah pengunjung di Pujasera tersebut fluktuatif. Rata-rata per harinya sekitar 100 orang. Biasanya, dia melanjutkan, Pujasera mulai ramai ketika sore sampai magrib. Terlebih ketika akhir pekan. Sebab, Pujasera tersebut terletak pas di sisi jalan raya menuju Kota Batu. Biasanya, wisatawan yang akan ke Kota Batu akan rehat sejenak di Pujasera tersebut.(yun/dan).
Editor : Mahmudan