Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Ikuti Lelang Proyek Drainase di Jalan Letjen Sutoyo Malang, Siapkan Dana Rp 70 Miliar

Andika Satria Perdana • Senin, 8 Juni 2026 | 17:00 WIB
Jembatan Jalan Jaksa Agung Suprapto menjadi titik akhir proyek pembangunan drainase di Jalan Letjen Sutoyo, Malang (ANDIKA SATRIA PERDANA/RADAR MALANG).
Jembatan Jalan Jaksa Agung Suprapto menjadi titik akhir proyek pembangunan drainase di Jalan Letjen Sutoyo, Malang (ANDIKA SATRIA PERDANA/RADAR MALANG).

 

 

MALANG KOTA - Megaproyek drainase Jalan Letjen Sutoyo, Klojen bakal dimulai bulan ini. Tahap pertama adalah lelang proyek. Pagu anggaran untuk pembangunan menembus Rp 70 miliar. Bukan dari APBN maupun APBD, tetapi bantuan Bank Dunia.

Informasi yang dihimpun, drainase yang bakal dibangun mencapai 1,3 kilometer. Dimulai dari simpang empat Hotel Savana, kemudian titik terakhir di jembatan samping Polresta Malang Kota.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Dandung Djulharjanto menyampaikan, pembangunan drainase tersebut merupakan program National Urban Flood Resilience Project (NUFReP). Seluruh proses lelang berada di pemerintah pusat.

"Kalau lelang bisa selesai Juni ini, pengerjaan dimulai Juli depan. Tapi jika mundur, dimulai paling lambat Agustus," ujar Dandung kemarin (7/6).

Pelaksanaan lelang proyek ini beberapa kali mengalami penundaan jadwal. Mulanya diperkirakan mulai Maret lalu, kemudian molor hingga April. Namun sampai Mei lalu belum ada tanda-tanda lelang rampung.

Dandung menuturkan, proyek drainase di Jalan Letjen Sutoyo tidak memerlukan persiapan panjang. Sebab tidak ada pemangkasan atau pengeprasan pohon. Tidak seperti pengerjaan di Jalan Soekarno-Hatta beberapa waktu lalu.

"Tidak ada pohon yang dipotong untuk pembangunan drainase. Bisa langsung berjalan," tandasnya.

Saat pengerjaan, dia melanjutkan, bakal dilakukan rekayasa lalu lintas. Jalur lambat kemungkinan bakal ditutup. Dengan demikian, kendaraan hanya bisa melintasi lajur cepat.

"Sebelum proyek dimulai, kami juga akan memberikan sosialisasi kepada pelaku usaha dan warga," ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang Dito Arief Nurakhmadi mendorong pemkot proaktif untuk menanyakan perkembangan proses lelang. Meskipun bantuan dari pemerintah pusat, lanjutnya, proyek ini sangat penting untuk kelanjutan penanganan banjir.

"(Drainase) di Soekarno Hatta sudah dibenahi. Jika (drainase) di Sutoyo sudah, maka akan mengurangi genangan signifikan," tuturnya. Belajar dari Soehat, Dito meminta persiapan dimatangkan. Terutama sosialisasi kepada masyarakat. Tujuannya agar tidak ada pihak yang dirugikan.(adk/dan)

Editor : Mahmudan
#infrastruktur Malang #drainase Malang #drainaset sutoyo