Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Drainase Panggungrejo Ditarget Rampung Desember 2026, Progres Baru Capai 30 Persen

Biyan Mudzaky Hanindito • Senin, 15 Juni 2026 | 19:21 WIB
Pekerjaan rehabilitasi drainase di Desa Panggungrejo, Kecamatan Kepanjen masih dikebut hingga kemarin. (Biyan Mudzaky Hanindito/Radar Malang)
Pekerjaan rehabilitasi drainase di Desa Panggungrejo, Kecamatan Kepanjen masih dikebut hingga kemarin. (Biyan Mudzaky Hanindito/Radar Malang)

KEPANJEN, RADAR MALANG – Pembangunan drainase di Desa Panggungrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang ditargetkan tuntas pada Desember 2026. Proyek yang menjadi bagian dari peningkatan sistem drainase di koridor Jalan Raya Kepanjen-Pagak tersebut saat ini masih berada pada tahap awal dengan progres fisik sekitar 30 persen.

Pekerjaan drainase di Panggungrejo menjadi salah satu dari dua proyek rehabilitasi saluran yang saat ini berjalan di ruas Kepanjen-Pagak. Berbeda dengan titik di Kelurahan Cepokomulyo yang hampir selesai, pengerjaan di Panggungrejo baru dimulai sekitar dua pekan lalu dan masih terus dikebut.

Progres Drainase Panggungrejo Baru Mencapai 30 Persen

Saat ini pekerjaan berlokasi di sisi timur Jalan Raya Kepanjen-Pagak, tepatnya di sebelah selatan perlintasan kereta api dekat Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang.

Kepala Bidang Pembangunan dan Peningkatan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang Anita Aulia Sari menjelaskan, proyek tersebut memiliki masa pelaksanaan selama 180 hari kalender.

Baca Juga: Drainase Cepokomulyo Malang Harus Tuntas 150 Hari, Ini Alasannya

"Pemasangan U-Ditch beberapa spot telah selesai dilaksanakan dan saat ini dilanjutkan dengan pekerjaan penataan berem. Selain itu, sejak hari Sabtu lalu telah dimulai pekerjaan galian pada segmen sebelah selatan sebagai persiapan pekerjaan drainase tahap berikutnya," ujarnya.

Menurut Anita, hingga pertengahan Juni 2026 progres fisik pekerjaan telah mencapai sekitar 30 persen.

Gunakan Dua Jenis Konstruksi Saluran

Pembangunan drainase di Panggungrejo menggunakan dua jenis konstruksi yang disesuaikan dengan kondisi lapangan dan kebutuhan aliran air.

Pada segmen pertama dipasang saluran beton bertulang atau reinforced concrete pipe (RCP) berukuran 100 x 100 sentimeter dengan panjang sekitar 260 meter. Sementara pada segmen lainnya digunakan saluran U-Ditch berukuran 60 x 80 sentimeter sepanjang sekitar 100 meter.

Baca Juga: Juni Mulai Start Dua Proyek Drainase Besar di Kota Malang

Penanganan drainase tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan fungsi saluran air di kawasan Jalan Kepanjen-Pagak yang sebelumnya juga mendapat penanganan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD).

Cepokomulyo Hampir Rampung

Sementara itu, proyek drainase di Kelurahan Cepokomulyo menunjukkan progres yang lebih cepat. Lokasi tersebut menjadi titik pertama yang dikerjakan sejak pekan kedua Mei 2026.

Pada ruas sepanjang 134 meter ke arah selatan, rehabilitasi dilakukan dengan pemasangan saluran RCP berukuran 80 x 80 sentimeter yang dilengkapi pembangunan trotoar dan ampyang di bagian atasnya.

Anita menyebut progres fisik di Cepokomulyo saat ini telah mencapai sekitar 80 persen.

"Progres fisik saat ini telah mencapai sekitar 80 persen. Kegiatan yang sedang dilaksanakan meliputi pemasangan kerb dan pengecoran bagian atas RCP sebagai bagian dari pekerjaan trotoar," jelasnya.

Dengan percepatan yang dilakukan saat ini, proyek drainase di Panggungrejo diharapkan dapat selesai sesuai target pada Desember 2026 dan meningkatkan kapasitas saluran air di sepanjang koridor Jalan Kepanjen-Pagak. 

Editor : Aditya Novrian
#drainase Panggungrejo #Jalan Kepanjen Pagak #proyek drainase Kabupaten Malang #drainase Kepanjen #dpubm kabupaten malang