Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bangun Sambungan untuk 10.000 Calon Pelanggan, Perumda Tirta Kanjuruhan Habiskan Rp 26 Miliar

Indah Mei Yunita • Kamis, 18 Juni 2026 | 14:26 WIB

 

Pemasangan pipa untuk menambah pelanggan di Malang selatan
Pemasangan pipa untuk menambah pelanggan di Malang selatan

 

KEPANJEN - Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kaligoro tahap III sudah tuntas sekitar dua tahun yang lalu. Mulai jaringan utama, tandon, hingga reservoir. Namun penyambungan ke masyarakat masih dilaksanakan secara bertahap. Butuh sekitar Rp 26 miliar untuk penyambungan saluran ke rumah-rumah warga.

Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Kanjuruhan Syamsul Hadi menyampaikan, pihaknya butuh bantuan Pemkab Malang untuk penyambungan ke dua kecamatan. Yakni Gedangan dan Sumbermanjing Wetan.

”Kami butuh Rp 26 miliar untuk bisa melayani sekitar 10.000 pelanggan, tetapi kami lakukan secara bertahap,” ujar Syamsul ditemui beberapa waktu lalu.

Dia mengaku sudah berkoordinasi dengan pemkab supaya ada penyertaan modal untuk membangun jaringan.

“Tahun ini sebenarnya dialokasikan Rp 10 miliar, tetapi karena ada pemangkasan, Insya Allah dapat Rp 4 miliar. Mungkin hanya untuk satu desa,” imbuh Syamsul.

Berbeda dengan perumahan di area perkotaan, jarak antar rumah di dua kecamatan tersebut cukup jauh. Misalnya, dia melanjutkan, dalam satu lingkungan ada kurang dari 10 rumah, kemudian sekitar 200-300 meter baru ada lima rumah lagi. Sehingga pipanisasi membutuhkan biaya yang lebih besar. Sebab, pipa yang dibutuhkan juga lebih panjang.

Dia menyebut, pembangunan SPAM utama 100 persen berasal dari Pemerintah Pusat. Berdasar Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR), pembangunan SPAM Kaligoro III difokuskan untuk melanjutkan pembangunan tahap I dan tahap II. Harga penawarannya Rp 44,73 miliar.

Sebelumnya, pembangunan SPAM Kaligoro tahap I dengan reservoir di Desa Segaran sudah selesai 100 persen. Saat ini juga sudah beroperasi. Reservoir berkapasitas 1.000 meter kubik itu memanfaatkan sumber air Kaligoro di Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan dan sudah melayani sekitar 800 SR.

Begitu pula dengan pembangunan SPAM Kaligoro tahap II yang memiliki dua reservoir. Masing-masing berkapasitas 1.000 meter kubik di Desa Sumbernanas dan Ringinsari, Kecamatan Gedangan.

Syamsul menyebutkan, kekurangan air bersih di Malang Selatan memang menjadi isu nasional. Bahkan, hampir setiap tahun, Pemkab Malang melakukan droping air bersih saat kemarau. Sehingga dilakukan pembangunan SPAM sebagai upaya pemenuhan air bersih.(yun/dan).

Editor : Mahmudan
#Pelanggan PDAM #air bersih #perumda tirta kanjuruhan