KEPANJEN, RADAR MALANG - Malang selatan menjadi salah satu daerah yang rawan dilanda gempa bumi. Selama enam bulan saja, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mencatat ada 69 gempa bumi. Oleh karena itu, BMKG Stasiun Geofisika Stasiun III Malang bakal semakin aktif memberi sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang Ricko Kardoso mengatakan, pihaknya akan turun ke sekolah melalui program goes to school.
Baca Juga: Bumi Kanjuruhan Diguncang 33 Kali Gempa dalam Sebulan
Selain itu juga ada sekolah lapang gempa bumi dan tsunami. “Untuk goes to school, tahun ini baru dilakukan pada semester kedua. Sekitar Juli Desember,” ujar Kardoso, beberapa waktu lalu.
Dia menyebut, jumlah sekolah yang akan dikunjungi masih dalam pendataan. Pihaknya mempersilakan kepada sekolah atau komunitas di Malang Raya untuk bergabung dengan program tersebut. “Materinya meliputi potensi gempa, pengetahuan tentang gempa bumi, serta mitigasinya,” imbuhnya.
Sementara hingga kini, gempa bumi yang berpusat di Kabupaten Malang memiliki kekuatan di bawah 5 skala richter (SR). Dia menjelaskan, berdasarkan peta distribusi episenter atau pusat gempa bumi, kejadian gempa tersebut sebagian besar berpusat di laut selatan Pulau Jawa.
Baca Juga: BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang Catat Catat Ada Total 179 Gempa Bumi dalam 11 Bulan
“Episenter tersebut sebagai akibat dari subduksi pertemuan lempeng tektonik Indo-Australia dan Eurasia,” kata dia.
Seperti diberitakan, gempa bumi tercatat melalui sensor. BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang memiliki sekitar 20 sensor. Di Kabupaten Malang terdapat tiga sensor. Yakni Malang Jawa Indonesia (MLJI), Gedangan Jawa Indonesia (GEJI), dan Poncokusumo Jawa Indonesia (POKJI).
Kemudian yang terdekat yaitu Klakah Lumajang Jawa Indonesia (KLJI). Getaran tanah bisa dikatakan gempa, ketika enam sensor yang saling berdekatan tersebut sama-sama mendeteksi gempa. Jika hanya satu yang menyala, bisa saja hanya ada truk lewat atau sejenisnya.(yun/dan)
Editor : A. Nugroho