Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dua Hari, Malang Dilanda Tiga Kali Kebakaran hingga Aset Rp 120 Juta Melayang

Biyan Mudzaky Hanindito • Selasa, 14 Juli 2026 | 16:42 WIB

 

Personel damkar memadamkan api
Personel damkar memadamkan api

 

LAWANG – Pekan ini, Bumi Kanjuruhan kerap dilanda kebakaran. Dalam kurun dua hari, 12-13 Juli lalu, damkar Kabupaten Malang mencatat tiga peristiwa kebakaran. Lokasinya di Lawang, Kepanjen, dan Singosari.

Menghanguskan satu warung, rumah dan gudang mebel. Penyebabnya beragam. Mulai dugaan pemilik lupa mematikan kompor hingga korsleting listrik.

Kebakaran terbaru terjadi di lingkungan Jalan Sumberwuni RT 3 RW 3, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Lawang kemarin (13/7) pukul 07.20. Objeknya adalah sebuah warung kopi (warkop) yang menyatu dengan bengkel motor milik Suryadi, 46.

Komandan Peleton (Danton) Damkar Satpol PP Kabupaten Malang Andik Minarko menceritakan, saat itu pemilik bengkel memasak air di dapur warkop tersebut. Posisi dapur dengan bengkel juga sangat berdekatan.

“Pemilik bengkel sedang memasak air untuk membuat kopi, tapi dia tidak menyadari ada gas LPG yang bocor,” kata dia.

”Pada saat itu di bengkel, dekat dengan kompor ada oli dan bensin. Akhirnya api menyambar ke sana,” imbuh Andik kemarin.

Tak pelak, kobaran api melalap area seluas 4 x 6 meter persegi tersebut. Satu kios, terdiri dari warkop dan bengkel terbakar.

Sepuluh menit kemudian, pada pukul 07.30, Suryadi memanggil Damkar untuk memadamkan api. Dua unit damkar tiba di lokasi pukul 07.45. Para personel tidak membutuhkan waktu lama untuk memadamkan amukan si jago merah. Tak ada korban jiwa, tapi Suryadi menderita kerugian material sekitar Rp 20 juta.

Sehari sebelumnya, Minggu lalu (12/7) kebakaran terjadi dua kali. Yang paling terakhir pukul 14.20 di Jalan Mentaraman, Kelurahan Penarukan, Kecamatan Kepanjen. Andik mengatakan, rumah milik salah seorang warga yang biasa dipanggil Pak No tersebut terbakar akibat kelalaian saat dalam memasak air.

“Awalnya pemilik rumah memasak air di kompor, lalu dia keluar rumah untuk membeli sesuatu. Tiba-tiba ia teringat bahwa kompor belum dimatikan,” papar Andik.

Ketika kembali, lansia berusia 65 tahun itu melihat rumahnya sudah terbakar. Bangunan seluas 3 x 6 meter tersisa rangka kayu yang membara kena api.

“Rumahnya telanjur hangus terbakar karena banyak bahan bangunannya terbuat dari anyaman bambu,” ujar dia.

Dua unit mobil pemadam diluncurkan dan tiba di lokasi 14.35. Pukul 14.50, api berhasil dipadamkan. Kerugian mencapai Rp 50 juta.

Di hari yang sama, pukul 02.00, kebakaran menghanguskan gudang mebel Hail Bali Art and Galery milik Faizal, 45 di Jalan Rogonoto RT 3, RW 1, Dusun Kebonagung, Desa Tamanharjo, Singosari. Kebakaran akibat salah satu kabel rol korslet. Tak ada korban jiwa, tapi kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 50 juta. Jika ditotal, kerugian mencapai Rp 120 juta.(biy/dan)

Editor : Mahmudan
Malang kebakaran Kebakaran malang Bencana malang