Perbaikan Jalur Balekambang Tuntas Akhir Tahun

Indah Mei Yunita • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 13:32 WIB
MAYORITAS MULUS: Kendaraan melintasi jalur utama menuju wisata Pantai Balekambang, Jumat lalu (24/7). Pengerjaan masih tersisa di area jembatan. 
MAYORITAS MULUS: Kendaraan melintasi jalur utama menuju wisata Pantai Balekambang, Jumat lalu (24/7). Pengerjaan masih tersisa di area jembatan. 

BANTUR, RADAR MALANG – Pembangunan Jalan Gondanglegi-Balekambang ditarget tuntas akhir tahun ini. Oleh karena itu, pengerjaan terus dikebut. Sehingga Januari tahun depan dapat dilintasi wisatawan secara lancar.

Pantauan Jawa Pos Radar Malang pada Jumat (24/7), ruas dari Gondanglegi-Wonokerto mayoritas mulus. Kendaraan wisatawan banyak yang melintas, namun untuk beberapa titik pengerjaan terjadi kepadatan.

Baca Juga: Jalur Pedestrian Bekas Perbaikan Drainase Jalan Soekarno-Hatta Bakal Dipercantik

Seperti diberitakan, jalur utama menuju wisata Pantai Balekambang itu diperbaiki. Ruas jalan juga dilebarkan, sehingga tidak macet lagi. Pengerjaan jalur sepanjang 30,4 kilometer dibagi menjadi dua lot. Lot A dari Gondanglegi menuju Wonokerto, kemudian lot B dari Wonokerto berlanjut Balekambang.

Lot A memiliki panjang 16 kilometer dengan biaya pengerjaan sekitar Rp 168,70 miliar. Sedangkan lot B memiliki panjang sekitar 14,48 kilometer dengan anggaran Rp 175 miliar. Sehingga jika ditotal, panjang jalan yang akan diperbaiki sekitar 30,48 kilometer.

Selain pelebaran dan perbaikan jalan, juga dibangun beberapa jembatan. “Jembatan yang sedang dibangun tersebut dibuatkan jembatan replikasi sebagai pengganti sementara untuk kendaraan melintas,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma Kabupaten Malang beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Progres Perbaikan Jalan Jalur Gondanglegi - Balekambang Masih 35 Persen

Sehingga masyarakat masih bisa mengakses jalan meski jembatan sedang dibongkar. Hanya saja, dia melanjutkan, jika berpapasan dengan truk atau kendaraan roda empat harus bergantian. Sebab, jembatan pengganti hanya memiliki lebar sekitar 4 meter. “Progres pembangunan jalan keseluruhan sudah lebih dari 70 persen,” katanya.

“Bagian yang belum selesai itu spot-spot. Misalnya bagian jalan yang lahannya belum dibebaskan, dulu itu ditinggal dulu. Sekarang mau disempurnakan,” tambah pejabat eselon II B Pemkab Malang itu.

Sebab, dia melanjutkan, sebelumnya ada ratusan bidang tanah di lot A yang masih menjadi sengketa. Namun karena sudah ada penetapan lokasi (penlok), kini hanya kurang dari 100 bidang tanah yang belum dibebaskan. Pembebasan lahan diperlukan karena jalan dilebarkan menjadi 13 meter.

Setelah pengerjaan rampung, wisatawan dapat melintas. Dia berharap pembangunan jalur utama menuju wisata Pantai Balekambang dapat mendongkrak kunjungan wisatawan. Dengan peningkatan wisata, ekonomi masyarakat akan terdongkrak.(yun/dan)

Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang
wisatawan perbaikan jalur DPUBM balekambang