Fokus Pendinginan, Satgas Waspadai Hotspot di TNBTS

Nabila Amelia • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:17 WIB
TERUS DIPANTAU: Proses pendinginan dilakukan Satgas TNBTS di sejumlah titik kemarin (15/8). Foto kanan, salah satu anggota TNI dan personel gabungan turun bersama-sama. (Satgas TNBTS For Radar Malang) 
TERUS DIPANTAU: Proses pendinginan dilakukan Satgas TNBTS di sejumlah titik kemarin (15/8). Foto kanan, salah satu anggota TNI dan personel gabungan turun bersama-sama. (Satgas TNBTS For Radar Malang) 

KABUPATEN, RADAR MALANG - Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) masih berlangsung hingga kemarin (15/8). Saat ini, jajaran Satgas TNBTS fokus melakukan pendinginan di sejumlah titik perapian.

Dansektor Penanganan Karhutla Wilayah Korem 083/Bdj Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan menjelaskan, kondisi terkini di lapangan sudah tidak ditemukan titik api (fire spot). ”Namun, petugas masih mewaspadai 8 titik panas (hot spot) yang membutuhkan pendinginan dan pembasahan,” jelasnya.

 

Fokus Pendinginan, Satgas Waspadai Hotspot di TNBTS
Fokus Pendinginan, Satgas Waspadai Hotspot di TNBTS

Berdasar pemantauan udara oleh drone Pusat Geospasial TNI AU (Pusgeosau), ada dua titik hotspot di Seruni Point yang masuk wilayah Probolinggo dan enam hotspot yang masuk wilayah Pasuruan. Sementara di Kabupaten Malang sudah tidak ditemukan titik api dan titik panas. Jika ditotal sampai sekarang sudah ada 1.120,2 hektare area yang terdampak kebakaran.

Kendati bukan titik api, lanjut Wahyu, penanganan belum dapat dihentikan. Penanganan tetap dilakukan untuk mencegah potensi api kembali muncul. Bentuk penanganan yang dilakukan berupa water bombing sebanyak 6 sorti. Proses itu didukung oleh helikopter milik BNPB. 

 Baca Juga: Api Bromo Padam setelah Habiskan 343 Ribu Liter Air

”Untuk water bombing sudah dilaksanakan 6 sorti dengan total 25 run,” sambung Wahyu. Dia berharap ke depan kondisi cuaca tetap cerah. Dengan demikian, penanganan bisa berlangsung lebih optimal. 

Ditanya terkait aktivasi TNBTS untuk wisata, Wahyu mengaku bakal berkoordinasi lebih lanjut. ”Kami akan memberi rekomendasi kepada TNBTS untuk bisa membuka tempat wisata jika kondisi sudah dinyatakan aman,” tegas laki-laki yang juga menjabat sebagai Danrem 083/Bdj tersebut.

Baca Juga: Hari Ini Kebakaran Wisata Bromo Padam? Begini Penjelasan Detailnya

Humas Satgas Karhutla TNBTS Aan Jauhari menambahkan, pihaknya masih melakukan penyisiran sampai kemarin (15/8). Salah satunya di kawasan yang masuk Desa Podokoyo, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.

”Sekarang kami lebih mengoptimalkan satgas darat di titik-titik sisa kebakaran untuk dilakukan pendinginan,” ucap Aan. Selain itu, pihaknya juga masih melakukan investigasi terkait kebakaran di TNBTS. (mel/by)

Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang
Fokus Pendinginan Pusgeosau BNBP TNBTS