Investor Asing Berencana Membangun Pelabuhan di Sendang Biru Kabupaten Malang 

Biyan Mudzaky Hanindito • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:17 WIB

 

TPI Pondokdadap, Sendang Biru, Malang (Biyan Mudzaky Hanindito/Radar Malang)
TPI Pondokdadap, Sendang Biru, Malang (Biyan Mudzaky Hanindito/Radar Malang)

 

SUMBERMANJING – Pelabuhan Pondok Dadap di Pantai Sendang Biru, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan akan dibangun lebih bagus lagi. Berembus kabar ada investor asing yang bakal membangun satu-satunya tempat pelelangan ikan (TPI) di Bumi Kanjuruhan tersebut.

Seperti diberitakan, wacana pengembangan pelabuhan Pondok Dadap sudah mencuat sejak 2018 lalu. Kemudian isu tersebut berembus lagi pada 2019. Setelah itu tenggelam, kemudian pertengahan Agustus ini mencuat lagi. Kabar tersebut makin gencar saat eksekutif-legislatif menggelar rapat paripurna pada 31 Agustus lalu.

Bupati Malang HM Sanusi mengatakan, ada pengusaha yang berminat mengembangkan kawasan pelabuhan ikan tersebut.

“Ada calon investor yang ingin membangun pelabuhan Nusantara di Sendang Biru. Mereka juga akan membantu pengadaan kapal,” ujar Sanusi dalam rapat paripurna tersebut.

Informasi yang dihimpun koran ini, wacana mencuat setelah Sanusi menerima kunjungan dari Konsulat Jendral Amerika Serikat di Pendapa Agung Kabupaten Malang, Senin lalu (10/8). Pertemuan itu membahas hubungan kerja sama, membuka peluang pertukaran investasi, dan perdagangan bilateral antara Amerika Serikat dengan Pemkab Malang.

Salah satu yang dilirik adalah sektor perikanan. Dalam hal ini, ekspor, termasuk komoditas ikan tuna. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang Victor Sembiring mengatakan, di Sendang Biru akan dibangun juga pengolahan ikan laut.

“Di Kabupaten Malang belum ada pengolahan ikan laut yang menjadi fillet, pengalengan ikan-ikan tuna dan jenis lainnya, pelumatan, atau kirim ikan gelondong. Rencananya mau dibangun dekat dengan tempat produksinya (pelabuhan ikan),” kata dia.

Victor mengatakan, pembangunan infrastruktur pelabuhan juga akan dilakukan. Di saat yang sama, peningkatan juga diperlukan di ranah kapalnya. Dalam hal ini, diperlukan kapal dengan muatan besar yang dilengkapi sistem penyimpanan ikan berupa pendingin atau freezer.

“Informasinya, saat sudah menjadi pelabuhan Nusantara nanti akan diberi juga kapal ikan dengan kapasitas 30 gross ton. Rencananya kami ajukan 4 unit, nanti dibagi juga untuk Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Pujiharjo (Tirtoyudo),” kata dia.

Menurutnya, pengembangan pelabuhan nelayan Pondok Dadap menjadi pelabuhan Nusantara itu juga akan mengganti status siapa yang akan mengelola pelabuhan.

“Pelabuhan itu asetnya Pemprov Jatim, tapi kalau sudah jadi Pelabuhan Nusantara bakal jadi milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Nah, nanti dari Amerika Serikat akan standby loan atau bagaimana masih belum tahu,” tandas Victor.(biy/dan)

Editor : Mahmudan
Nelayan Malang TPI Pondok Dadap tpi sendang biru pelelangan ikan