GONDANGLEGI, RADAR MALANG – Gudang di belakang rumah Siti Imala, warga Desa Bulupitu, Kecamatan Gondanglegi, terbakar pada Sabtu (10/10) pagi. Kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 100 juta. Hingga proses pemadaman selesai, penyebab munculnya api belum diketahui.
Api pertama kali diketahui pemilik rumah saat sudah membesar di bagian gudang. Mengetahui kejadian itu, Siti segera meminta pertolongan kepada tetangga sebelum menghubungi petugas pemadam kebakaran (damkar). Laporan kebakaran diterima Damkar Kabupaten Malang sekitar pukul 05.05.
Baca Juga: Gudang Singosari Malang Kebakaran, Rp 50 Juta Melayang, Ini Penyebabnya
Petugas kemudian bergerak menuju lokasi pada pukul 05.10. Tim tiba di Desa Bulupitu tujuh menit berselang, tepatnya pukul 05.17. Untuk menangani kebakaran tersebut, Damkar Kabupaten Malang mengerahkan dua unit mobil pemadam dengan empat personel.
Danton Damkar Kabupaten Malang Andik Minarko mengatakan, petugas langsung melakukan pemadaman begitu tiba di lokasi. Upaya tersebut dilakukan hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.30 WIB.
“Begitu menerima laporan, anggota langsung bergerak menuju lokasi. Petugas kemudian melakukan pemadaman hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.30 WIB,” ujar Andik.
Baca Juga: Dua Kebakaran Sehari di Kabupaten Malang, Dapur dan Gudang Limbah Kayu Hangus
Penanganan kebakaran itu juga melibatkan unsur lain. Sebanyak lima personel kepolisian, dua perangkat desa, serta dua anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) turut membantu proses penanganan di lokasi.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan penanganan lanjutan sebelum meninggalkan lokasi. Tim Damkar Kabupaten Malang kembali ke markas komando sekitar pukul 07.30 WIB.
Berdasarkan laporan Damkar Kabupaten Malang, bangunan yang terbakar berukuran sekitar 5 x 10 meter atau seluas 50 meter persegi. Kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp 100 juta.
Namun, belum ada keterangan terperinci mengenai barang-barang yang tersimpan di dalam gudang maupun komponen kerugian yang menjadi dasar perkiraan tersebut. Penyebab kebakaran juga belum dapat dipastikan. (nj1/adn)
Editor : Aditya NovrianSumber : Radar Malang