"Sekitar 2 jam hujan deras, lalu debit air sungai meningkat. Banyak kayu, bambu, dan bebatuan yang tersangkut di bawah jembatan dan mengakibatkan jembatan tersebut roboh," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Malang Bambang Istiawan, kepada Jawa Pos Radar Malang.
Kendati jembatan sepanjang 25 meter itu terputus, namun aktivitas warga maupun wisatawan yang hendak ke Pantai Lenggoksono dipastikan tidak terganggu, meski harus berjalan memutar.
"Jalur menuju pantai Lenggosono tidak bermasalah ya kalau kesana tinggal memutar, putusnya jembatan juga tidak menganggu aktivitas warga," tambahnya.
Sejauh ini BPBD Kabupaten Malang telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menghitung kerugian dan mempersiapkan perbaikan jembatan.
"Warga sekitar sudah membangun jembatan sementara untuk jalan menuju pantai, dan kini kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan perbaikan," tutupnya.
Pewarta : M. Ubaidillah Editor : Shuvia Rahma