SINGOSARI – Pabrik rokok asal Malang, PT Bentoel Prima berhasil menguasai pasar di banyak negara. Dalam kurun lima bulan, Januari-Mei 2024, perusahaan di bawah naungan British American Tobacco (BAT) Group itu berhasil mengekspor 4,8 miliar batang rokok ke lebih 30 negara. Nilai ekspornya mencapai USD 69 juta atau Rp 1,131 triliun.
Capaian ekspor tersebut terungkap saat serah terima sertifikat Authorized Economic Operator (AEO) di kantor Singosari, kemarin (19/6). Bersamaan dengan acara itu juga dilakukan pelepasan ekspor produk tembakau ke Korea Selatan.
Presiden Komisaris Bentoel Group Hendro Martowardojo memaparkan mana saja negara yang menerima pasokan rokok dari PT Bentoel. Di antaranya Jepang, Korea Selatan, Australia, Singapura dan negara-negara lain di Asia Pasifik.
”Kami ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada ditjen bea dan cukai atas dukungan yang terus menerus ke Bentoel Group dan industri hasil tembakau secara umum,” ujar Hendro di sela pelepasan ekspor.
Dalam kesempatan itu, dia juga mengungkap kemudahan setelah perusahaannya menerima sertifikat AEO. Menurut dia, penerimaan sertifikat AEO merupakan cermin standar tinggi yang dimiliki dalam rantai pasok dan kepatuhan dalam menjalankan usaha. Dengan adanya berbagai fasilitas dan kemudahan kepabeanan yang diterima, mereka berkomitmen untuk terus memperkuat dan mengembangkan bisnis ekspornya.
”Kami bangga dapat menyediakan produk-produk berkualitas tinggi kepada pelanggan di seluruh dunia. Kami juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui ekspor,” tuturnya. (iza/dan)
Editor : Mahmudan