SINGOSARI – Para pensiunan pejabat Pemkab Malang yang tergabung dalam Paguyuban Purna Bhakti Praja Kabupaten Malang menggelar halalbihalal di RM Kantri, Pagentan, Singosari kemarin.
Mereka melepas kangen sekaligus mengenang masa-masa indah semasa masih menjabat di Pemkab Malang.
Sejumlah tokoh hadir dalam acara yang dimulai pukul 10.00 tersebut.
Di antaranya mantan Bupati Malang ke18 Rendra Kresna, Bupati Malang ke19 Sujud Pribadi, dan mantan Sekda Kabupaten Malang yang kini menjabat Wali Kota Malang Wahyu Hidayat.
Hadir pula mantan Sekda Kabupaten Malang Abdul Malik.
Bupati Malang H M. Sanusi tidak hadir.
Dia diwakili Pelaksana Harian (Plh) Sekda Nurman Ramdansyah.
Rendra merupakan mantan bupati Malang yang datang pertama kali.
Dia tiba sekitar pukul 10.50.
Mantan politisi Partai Golkar itu disambut puluhan bekas bawahannya.
Dengan berpakaian warna abu abu, dia memamerkan topi yang dia pakai.
“Ini made in china,” celetuk Rendra sambil menyalami beberapa pensiunan.
Dalam sambutannya, Rendra menceritakan awal mula perjalanannya memasuki lingkungan Pemkab Malang.
“Saya ikut pak Samsuri (Mantan Dirut PDAM Kabupaten Malang), dulu kemana mana waktu saya di DPD Partai Golkar.
Soal menjalin informasi dengan Golkar supaya bisa bersinergi dengan Pemkab, waktu beliau masih Asisten Setda dan Dirut PDAM (kini Perumda Tirta Kanjuruhan),” cerita dia.
Kemudian sekitar pukul 12.03, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat datang.
Dalam sambutannya, Wahyu mengucapkan banyak terima kasih pada seluruh bekas pejabat di sana, termasuk dalam langkahnya maju ke Pilkada Kota Malang.
“Saya direstui untuk jadi orang nomor 1 di Kota Malang,” ucap dia.
Wahyu merasa masih bagian dari Kabupaten Malang.
Dia menyebut, setelah menjabat sebagai wali kota, dirinya masih terus mendapat keluhan dari wilayah Bumi Kanjuruhan.
Seperti jalan rusak di Dampit dan sampah di Tumpang.
Namun dia menganggap bahwa itu hal yang wajar.
“Beberapa waktu lalu pertemuan dengan Pak Rendra dan Bupati Sanusi di rumahnya, ada masukan supaya jangan membatasi kegiatan kewilayahan. Tetap jadi satu kesatuan,” imbuh dia.
Hal itu bersamaan dengan banyaknya pejabat Pemkab Malang yang aktif dan purna tinggal di Kota Malang.
Sementara itu, Plh Sekda Kabupaten Malang Nurman Ramdansyah memaparkan sejumlah proyek besar, seperti Sekolah Taruna Nusantara dan renovasi Stadion Kanjuruhan.
Juga yang kini sedang diupayakan dibangun, yakni Tol Malang Kepanjen dan AlunAlun Kepanjen.
“Itu merupakan fondasi dan jasajasa dari bapak ibu senior sekalian. Untuk yang terbaru saya mohon doa restunya,” ujar dia. (biy/dan)
Editor : A. Nugroho