Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dibangun 2028, JLS Kabupaten Malang-Lumajang Bakal Lewati 7 Kecamatan

Bayu Mulya Putra • Rabu, 25 Februari 2026 | 10:10 WIB

MOLOR: Pembenahan jalan raya di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur masih menunggu proses pengaspalan.
MOLOR: Pembenahan jalan raya di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur masih menunggu proses pengaspalan.

KABUPATEN  - Selain perbaikan jalan dari Kecamatan Gondanglegi menuju Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, wacana terkait lanjutan Jalur Lintas Selatan (JLS) juga terus bergulir. Baik jalan yang bakal tersambung ke Lumajang maupun ke Blitar. Sampai kemarin (24/2). Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (B2PJN) Jawa Timur-Bali belum menjawab kabar lanjutan JLS dari Kabupaten Malang ke arah Kabupaten Blitar.

Tapi untuk ke arah timur alias Lumajang, diperkirakan bakal dibangun mulai 2028 nanti. B2PJN berencana membangun 69,682 kilometer jalan mulai Sendangbiru (Sumbermanjing Wetan) sampai Lumajang. Melewati empat kecamatan di Kabupaten Malang. Yakni Kecamatan Turen, Tirtoyudo, Dampit, dan Ampelgading.

Selanjutnya ada tiga kecamatan di Kabupaten Lumajang yang bakal dilewati. Yakni Kecamatan Tempursari, Candipuro, dan Pasirian. Dua buah jembatan bakal dibangun. Selanjutnya akan ada pembukaan lahan hutan baru.

Saat ini juga ada tiga opsi penyambungan JLS ke arah Lumajang. Yang pertama yakni pembangunan trase baru sepenuhnya. Opsi berikutnya yakni peningkatan status jalan trase lama Sendangbiru-Turen-Dampit-Lumajang. Opsi ketiga yakni separo bangun jalan baru, separo lagi menggunakan jalan lama. ”Ini masih pembahasan,” ujar Humas B2PJN Jawa Timur-Bali Achsan Asjhari.

Kepala Laboratorium Transportasi dan Jalan Raya Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB) Hendi Bowoputro turut mendukung lanjutan proyek JLS di Kabupaten Malang. ”Di satu sisi, masyarakat Kabupaten Malang bagian selatan bakal terbantu mobilitasnya oleh JLS. Juga, jalan itu harus tersambung ke dua arah, karena konektivitas (jalan) itu sebuah keharusan,” ujar dia. (biy/by)

Editor : A. Nugroho
#pembangunan #Kabupaten Malang #JLS