Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

RS Hermina Tangkubanprahu Kampanyekan Dagusibu

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Kamis, 30 November 2023 | 14:56 WIB
Photo
Photo

MALANG KOTA - Dalam rangka memperingati World Antimicrobial Awareness Week, Rumah Sakit Hermina menggelar seminar edukasi mengenai Dagusibu ( Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) “Mari Budayakan Sadar Obat” di Lobi RS Hermina Tangkubanprahu kemarin (29/11). Seminar tersebut juga digelar secara serentak di 46 cabang RS Hermina se Indonesia. 

Apoteker RS Hermina Tangkubanprahu Apt Novita Husnul I SFarm menyebutkan bahwa saat ini banyak sekali masyarakat yang memakai antibiotik dengan tanpa resep atau anjuran dari dokter. "Jadi mereka mendiagnosis sendiri," tuturnya.

Masih ditemukan juga masyarakat yang memakai antibitotik sisa dari kerabat, karena merasa gejala yang dialami sama, sehingga ia mengkonsumsi obat tersebut. Padahal, antibiotik merupakan salah satu obat keras yang penggunaannya harus sesuai resep dari dokter.

Dengan diikuti oleh 50 audience yang merupakan pelanggan Hermina yang terjadwal berobat kemarin, health talk tersebut berlangsung interaktif. Banyak pertanyaan-pertanyaan dari para audience mengenai antibiotik.

Dalam Dagusibu juga dijelaskan mengenai masa menyimpan obat dan kapan saatnya obat dibuang. "Ciri-ciri obat rusak itu salah satunya ada bintil-bintil merahnya, terus baunya lebih menyengat dibanding saat masih baru," terangnya. 

Selain itu saat membuang obat terutama antibiotik juga harus memperhatikan beberapa hal, salah satunya yakni menghancurkan terlebih dahulu ataupun melepas label dari kemasan. "Menghindari penyalahgunaan oknum," imbuhnya. 

Dengan edukasi tersebut, Novita berharap masyarakat menjadi lebih aware terhadap obat-obatan yang ada di rumah. Selain dengan seminar edukasi seperti kemarin, rumah sakit yang berada di Jalan Tangkuban Perahu, Kauman tersebut juga memberikan edukasi kepada para pelanggan yang membeli obat di apoteknya.  "Apotek kami juga buka 24 jam," kata Novita.

Obat-obatan penunjang yang tersedia di sana juga sudah cukup lengkap. Setiap hari yang berjaga dan melakukan telaah resep. "Sehingga resep dokter semakin akurat," tutupnya. (dur/jprm1)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Dagusibu #Hermina Malang