Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tekan Risiko, Persada Hospital Gencarkan Vaksinasi DBD

Aditya Novrian • Senin, 18 Desember 2023 | 23:50 WIB

SEMINAR: Dokter Anak Subspesialis Infeksi dan Penyakit Tropis Dr dr Irene Ratridewi SpA(K) MKes memberikan edukasi pentingnya vaksinasi DBD. (suharto/radar malang)
SEMINAR: Dokter Anak Subspesialis Infeksi dan Penyakit Tropis Dr dr Irene Ratridewi SpA(K) MKes memberikan edukasi pentingnya vaksinasi DBD. (suharto/radar malang)

MALANG KOTA - Penyakit demam berdarah dengue (DBD) mesti diwaspadai. Masyarakat patut menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Tak hanya itu saja, vaksinasi juga menjadi salah satu cara menekan risiko DBD.

Seperti yang dilakukan Persada Hospital pada Sabtu (16/12) dengan memberikan seminar waspada DBD di Srikandi Hall. Dokter Anak Subspesialis Infeksi dan Penyakit Tropis Dr dr Irene Ratridewi SpA(K) MKes menjelaskan, sudah banyak pasien yang datang lebih awal ke puskesmas  untuk pertolongan pada DBD.

Sehingga angka kematian bisa ditekan. Angka kematian akibat DBD mayoritas terjadi pada penderita yang mempunyai komorbid atau penyakit bawaan. Untuk itu, edukasi terkait pentingnya vaksin DBD untuk memperkuat imun jangan disepelekan. Khususnya pemberian vaksin kepada anak.

”Vaksinasi adalah upaya untuk bertahan hidup dengan memperkuat dari sisi manusianya,” ujarnya. 

Masyarakat disarankan melakukan vaksin DBD sebanyak dua kali. Sejatinya DBD tidak ada obat khususnya di RS. Pentingnya vaksin tidak seharga dengan biaya rawat inap di RS. Rawat inap di RS karena DBD bisa menembus angka rata-rata Rp 10 juta - Rp 60 juta untuk perawatan 3 sampai 5 hari. 

Sedangkan harga vaksin di kisaran Rp 781 ribu sampai Rp 871 ribu di Persada Hospital sudah bisa menekan risiko tersebut. Di samping itu, cara fogging juga masih ampuh sebagai pencegah DBD.

”Semua harus paham dengan siklus DBD dari panas tinggi, turun hingga panas menuju lagi menuju normal. Di saat panas turun itu yang harus diperhatikan kondisinya jika badan ikut lemas itu berbahaya,” jelas dia. (pri/adn)

Editor : Aditya Novrian
#DBD #Persada #Vaksin