Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kasus Pasien Meninggal asal Bareng Tenes Klojen Berujung Kekeluargaan, Disambangi Pj Wali Kota Malang

Bayu Mulya Putra • Kamis, 14 Maret 2024 | 18:11 WIB
MINTA DINKES TURUN: Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat (kanan) mengunjungi rumah duka Wahyu Widianto, 63, di Kelurahan Bareng Tenes, Kecamatan Klojen kemarin.
MINTA DINKES TURUN: Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat (kanan) mengunjungi rumah duka Wahyu Widianto, 63, di Kelurahan Bareng Tenes, Kecamatan Klojen kemarin.

 

MALANG KOTA - Dugaan lamanya pertolongan pasien oleh Rumah Sakit (RS) Hermina yang menyebabkan salah satu warga meninggal mendapat perhatian sejumlah pihak.

Salah satunya dari Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat.

Kemarin (13/3), dia mengunjungi rumah duka Wahyu Widianto, 63, warga Bareng Tenes, Klojen.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wahyu Widianto kabarnya tak kebagian bed IGD di RS Hermina.

Ketika dibawa rumah sakit lain, nyawa Wahyu tidak tertolong.

Romadhoni, anak pertama Wahyu menuturkan bila pihak keluarga memutuskan tidak akan melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.

Menurutnya, penyelesaian masalah itu akan ditempuh secara kekeluargaan.

”Kalau ada laporan ke polisi, itu bukan dari keluarga. Kami akan menyelesaikannya secara kekeluargaan,” tutur Doni.

Dia menambahkan, saat ini pihak keluarga masih mengurus klaim BPJS ketenagakerjaan maupun BPJS Kesehatan.

”Kami berterima kasih atas kunjungan pak wali, karena sudah memperhatikan keluarga kami,” sambungnya.

Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat datang ke rumah duka sekitar pukul 12.00 WIB.

Di ruang tamu, Wahyu sempat berbincang dengan keluarga korban sekitar 15 menit.

Suasana haru yang menyelimuti keluarga korban tampak berkurang dibanding Selasa lalu (12/3).

Terkait insiden tersebut, Wahyu meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang untuk turun tangan.

Mencari data dan akar masalah dari berbagai sumber.

”Saya sudah minta Pak Kadinkes untuk bisa mendata secara keseluruhan,” ujarnya.

Ketika ditanya apakah ada pemanggilan pihak RS Hermina, pemilik kursi N1 itu mengatakan belum ada rencana tersebut.

Sebab, pihaknya masih menunggu hasil investigasi dari dinkes dan kepolisian.

”Sekarang informasinya masih simpang siur. Kami akan menunggu dulu dari kepolisian dan kadinkes yang memantau,” terang Wahyu.

Alumnus ITN Malang itu menambahkan, Wahyu Widianto ternyata anggota Linmas Kota Malang.

Almarhum juga bertugas saat pemilu beberapa waktu lalu.

”Saya sampaikan duka cita atas nama pribadi dan Pemkot Malang,” tuturnya.

Terpisah, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Malang dr Sasmojo Widito SpJP(K) mengatakan, sejauh ini pihaknya belum dilibatkan dalam menangani penolakan pasien di RS Hermina.

”Mungkin masih berproses di internal rumah sakitnya dulu,” kata dia. (adk/mel/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#pj wali kota malang #bpjs kesehatan #Rumah Sakit Hermina Malang #pasien meninggal