RADAR MALANG – Seiring kemajuan teknologi dan kemajuan zaman, banyak cara yang dapat digunakan pasangan untuk menjaga dan menjalin hubungan percintaan mereka. Salah satunya adalah dengan cara sleep call.
Sleep call merupakan aktivitas yang digemari oleh pasangan yang sedang kasmaran. Sesuai dengan namanya, Sleep call dilakukan dengan cara melakukan panggilan suara atau panggilan video hingga pasangan mereka tertidur.
Sleep call juga menjadi salah satu kegiatan yang dilakukan oleh pasangan yang sedang mengalami hubungan jarak jauh LDR (Long Distance Relationship).
Tidak hanya menjadi kegiatan yang mendukung mereka untuk menjalin dan menjaga keharmonisan hubungan.
Sleep call juga memiliki dampak negatif bagi pasangan. Berikut merupakan dampak negatif Sleep call bagi penggunanya:
- Waktu tidur berkurang
Dengan dilakukannya Sleep call akan membuat pasangan menunda-nunda waktu tidur. Hal tersebut dikarenakan gadget akan mempengaruhi otak untuk terus bekerja sehingga sulit tidur dan terjaga di malam tersebut.
Dari kurangnya tidur tersebut, akan membuat kurangnya energi di pagi hari dan berpengaruh terhadap performa kerja yang akan dilakukannya di hari tersebut.
- Produksi hormon melatonin terhambat
Dilansir dari laman resmi alodokter.co.id, Cahaya biru/radiasi yang dipancarkan oleh gawai, terutama saat melakukan panggilan video sebelum tidur, dapat menghambat produksi melatonin.
Melatonin adalah hormon yang dilepaskan tubuh untuk mengendalikan siklus tidur-bangun dan membantu tubuh untuk bisa terlelap di malam hari.
Dengan terhambatnya produksi dan jalannya hormon melatonin, pengguna gawai yang melakukan aktivitas Sleep Call akan bisa mengalami Insomnia, mudah lelah saat beraktivitas dan mudah terpancing emosi (Giovan Reynaldi Manuel Hernandika)
Editor : Aditya Novrian