Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Simak Rahasia Diet Sehat dengan Konsumsi Telur Berikut Ini, Ternyata Ada Batas Waktunya?

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Kamis, 2 Mei 2024 | 01:45 WIB

 

Photo
Photo

Malang – Diet telur rebus diklaim efektif menurunkan berat badan dalam waktu singkat.

Pasalnya, Anda akan mengalami defisit kalori selama menjalani diet ini.

Apa itu defisit kalori?

Defisit kalori terjadi ketika jumlah asupan kalori yang lebih sedikit ketimbang kalori yang dibakar selama aktivitas sehari-hari dan proses metabolisme.

Baca Juga: Perjuangan Bagas Aditya Firmandail Raih Juara 2 Muay Thai Tingkat Nasional, Diet Ketat Jelang Laga, Bibir Robek akibat Serangan Lawan

Untuk mencapai defisit kalori, seseorang biasanya mengurangi asupan kalori melalui diet, meningkatkan aktivitas fisik, atau kombinasi keduanya. Ini dapat membantu memaksa tubuh untuk menggunakan cadangan energi (seperti lemak tubuh) sebagai sumber bahan bakar yang kemudian dapat mengarah pada penurunan berat badan.

Diet telur rebus merupakan jenis diet yang mengandalkan telur rebus sebagai sumber protein utama.

Diet telur rebus dengan cara mengonsumsi beberapa porsi telur rebus per hari.

Padahal, Anda juga dapat mengkombinasikan dengan sumber protein yang non lemak, sayuran, atau pun buah-buahan.

Contohnya, untuk sarapan Anda perlu mengonsumsi dua butir telur rebus, seporsi sayuran tanpa tepung, dan buah-buahan yang rendah karbohidrat.

Untuk makan siang dan makan malam, Anda perlu mengonsumsi satu butir telur, sayuran, dan seporsi kecil protein tanpa lemak seperti ikan atau dada ayam tanpa kulit. 

Karena ini termasuk diet yang ketat, tidak disarankan untuk melakukannya dalam jangka waktu yang panjang, maksimal lakukan selama dua minggu. 

 

Jika Anda tertarik untuk melakukan diet telur rebus, alangkah lebih baiknya ketahui fakta-faktanya terlebih dahulu. Berikut empat fakta tentang diet telur rebus:

  1. Makanan Lain yang Boleh Dikonsumsi

Saat melakukan diet telur rebus, Anda tetap boleh mengonsumsi makanan lain dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Selain itu, Anda juga boleh mengonsumsi minuman bebas kalori, seperti teh atau kopi tanpa pemanis, susu, dan krim.

Berikut makanan lain yang boleh Anda konsumsi:

 

  1. Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi

 

  1. Cukup Efektif untuk Defisit Kalori

Diet ini efektif menurunkan berat badan karena hampir semua pilihan makanannya rendah kalori.

 

Dengan demikian, Anda mudah mendapatkan defisit kalori, yakni mengonsumsi lebih sedikit kalori daripada yang dibakar tubuh sepanjang hari.

Selain rendah kalori, diet ini juga rendah karbohidrat sehingga peluang keberhasilannya cukup tinggi. Diet rendah karbohidrat dalam jangka pendek mampu menurunkan berat badan secara efektif.

  1. Kekurangan dari Diet Telur Rebus

Diet telur rebus termasuk diet ketat, sehingga Anda tidak boleh melakukannya dalam jangka panjang.

Karena termasuk diet ketat, Anda juga berisiko mengalami kekurangan nutrisi.

Maka dari itu, pantang untuk melakukannya lebih dari dua minggu. 

Diet ini juga berisiko membentuk kebiasaan makan yang tidak sehat.

Pasalnya, Anda perlu menghindari berbagai jenis makanan.

Itulah sekilas info tentang diet telur rebus.

Jika Anda yang memiliki berat badan yang berlebih dan tertarik untuk melakukan program diet telur rebus, disarankan untuk benar-benar mengetahui tentang informasi telur diet rebus secara detail supaya tidak berisiko tinggi untuk kesehatan tubuh Anda. 

 

Diet boleh asal tetap mengutamakan kesehatan tubuh. (Nadiatus Sholeha)



Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Diet #telur