Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sukses Turunkan Stunting, Ini Daftar Kecamatan sampai Puskesmas Berprestasi di Kota Malang

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Selasa, 21 Mei 2024 | 00:52 WIB
Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memberikan penghargaan untuk Kecamatan Klojen yang berprestasi dalam penanganan stunting
Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memberikan penghargaan untuk Kecamatan Klojen yang berprestasi dalam penanganan stunting

MALANG - Penjabat (Pj.) Walikota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M, menekankan bahwa kecamatan, kelurahan, dan puskesmas memainkan peran penting dalam upaya mengurangi stunting di Kota Malang.

Untuk memotivasi mereka, Wahyu memberikan Penghargaan Pencegahan Stunting Terbaik Kota Malang Tahun 2023 kepada unit-unit yang berhasil mengurangi angka stunting di wilayah.

"Tujuannya adalah untuk memotivasi dan mendorong, tidak hanya dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tapi juga ada tanggung jawab yang harus dipikul oleh kecamatan dan kelurahan," jelas Wahyu usai menyerahkan penghargaan di akhir Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-116 di Halaman Balaikota Malang, Senin (20/5/2024).

Wahyu menambahkan bahwa penghargaan ini diberikan atas inovasi dan partisipasi aktif mereka dalam menurunkan angka stunting.

"Mereka adalah ujung tombak. Berbagai inovasi dan data nyata yang dihasilkan oleh kecamatan dan kelurahan telah berkontribusi signifikan," lanjut Wahyu.

Sebagai informasi, angka stunting di Kota Malang saat ini adalah 17,3% berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI).

Laporan E-PGGBM bulan Februari 2024, dengan cutoff tanggal 17 Maret 2024, menunjukkan penurunan dari 8,68% pada tahun 2023 menjadi 8,38%.

Wahyu menekankan bahwa penurunan stunting di Kota Malang memerlukan pendekatan kolaboratif dan lintas sektoral.

Oleh karena itu, ia mengapresiasi semua perangkat daerah yang terlibat dalam upaya ini.

"Saya menghargai semua kelurahan, kecamatan, dan puskesmas atas berbagai inovasi yang telah dilakukan untuk menurunkan angka stunting. Keberhasilan ini memerlukan kerja sama dari berbagai perangkat daerah dan elemen masyarakat," ujar Wahyu.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr. Husnul Muarif, menjelaskan bahwa indikator penghargaan ini adalah kemajuan kelurahan, kecamatan, atau puskesmas dalam menurunkan angka stunting dari Januari hingga Desember 2023.

"Penilaian dilakukan dari Januari sampai Desember, berdasarkan rata-rata target mereka. Penilaiannya dilakukan secara independen dan melibatkan monitoring oleh dinas terkait. Verifikasi data juga dilakukan di lapangan untuk memastikan akurasi," jelas Husnul.

Untuk diketahui tiga terbaik Kecamatan, Kelurahan dan Puskesmas yang meraih Penghargaan Pencegahan Stunting Terbaik di Kota Malang tahun 2023 adalah sebagai berikut:

Kategori Kecamatan

Kategori Kelurahan

Kategori Puskesmas

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Stunting #Kota Malang