MALANG KOTA - Sejak 2021, RSUD dr Saiful Anwar (RSSA) Malang mencatat ada 200-an pasien yang membutuhkan tindakan operasi jantung.
Sampai saat ini sudah ada 100-an pasien yang telah dioperasi.
Sisanya masih ada 100 orang yang harus menunggu antrean.
Salah satunya organ paru.
Proses persiapan itu bisa memakan sampai dua bulan.
Terlebih jika ada keluhan pada organ lainnya.
Sembari menunggu operasi, biasanya dokter melakukan beberapa tindakan.
Salah satunya pemberian obat untuk mencegah kondisi pasien memburuk.
Di samping tindakan operasi, IPJT RSSA juga menangani kasus-kasus jantung lainnya.
Tahun lalu, tindakan kateterisasi dilakukan kepada 2.400 pasien.
Itu merupakan tindakan untuk mendeteksi kondisi jantung menggunakan alat menyerupai selang tipis.
Selang itu dimasukkan ke dalam pembuluh darah.
Selanjutnya ada tindakan pemasangan ring jantung kepada 1.500 pasien.
”Kemudian sebagian kecil (pasien) menjalani operasi jantung bawaan,” imbuh Budi.
Saat ini, tindakan operasi jantung sudah lebih murah.
Dulu nominalnya bisa mencapai ratusan juta, dengan BPJS Kesehatan, operasi itu bisa nol biaya alias gratis.
”Intinya, penyakit jantung harus dicegah sedini mungkin,” tandasnya. (mel/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana