RADAR MALANG- Tanaman kelor atau Moringa Oleifera merupakan salah satu jenis tanaman tropis yang sudah tumbuh dan berkembang di daerah tropis seperti Indonesia. Daun kelor mengandung karbohidrat, protein, vitamin A, vitamin B kompleks, vitamin C, vitamin E, vitamin K, zinc, kalsium, fosfor, magnesium, kalium, dan zat besi.
Di samping itu, juga terdapat zat-zat dengan sifat antioksidan, antiradang, dan antibakteri. Berikut adalah beberapa keuntungan yang berasal dari daun kelor untuk kesehatan lambung:
- Mengobati Peradangan
Peradangan pada lambung disebut juga gastritis. Pada saat mengalami gastritis, gejala yang mungkin muncul termasuk rasa nyeri atau perih di daerah ulu hati, mual, atau gejala maag.
Kandungan antioksidan dan antiinflamasi pada daun kelor memiliki potensi untuk mengurangi peradangan dan melindungi dinding lambung. Sehingga dapat membantu dalam mengatasi gejala gastritis.
- Melindungi Dari Adanya Infeksi
Daun kelor memiliki sifat antibakteri. Sifat ini dapat melindungi lambung dari infeksi bakteri yang dapat mengganggu fungsi lambung dan sistem pencernaan.
Yaitu seperti bakteri Salmonella, H. Pylori, dan E. Coli.
- Menurunkan Obesitas
Daun kelor juga dapat menurunkan kadar glukosa, gula darah, kolesterol. Sehingga dapat mengurangi tingkat obesitas yang dapat menjadi penyebab naiknya asam lambung.
- Mengobati Cacingan
Daun kelor juga bermanfaat sebagai pengobatan tradisional untuk cacingan. Caranya adalah dengan merebus daun kelor, menyaring air rebusannya, dan mengkonsumsinya setiap malam untuk mengatasi cacing perut. Hal ini diyakini dapat membantu mengurangi risiko gangguan pencernaan, termasuk masalah dengan asam lambung. (Raisa Amynita Kurniani Nova)
Editor : Aditya Novrian