KEPANJEN - Banyaknya penderita hepatitis B membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang gencar melakukan berbagai langkah antisipasi.
Salah satunya melalui pemberian vaksin secara berkala. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang mengungkap, dalam kurun enam bulan ada 134 bayi yang lahir dari ibu positif hepatitis B.
Jumlahnya diperkirakan menurun jika dibanding sepanjang 2023, yakni 310 bayi.
Baca Juga: Merajalela, 150 Ibu Hamil di Kabupaten Malang Terinfeksi Hepatitis B
Mereka rentan tertular virus hepatitis B, sehingga membutuhkan perhatian khusus.
Pada 12 jam pertama setelah lahir, mereka harus menerima HBIg.
Itu untuk mencegah penularan virus hepatitis B yang diderita oleh ibunya.
“Selanjutnya, bayi harus dilakukan tes HbsAg dan anti-HBs pada usia 9-12 bulan,” ujar Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Kabupaten Malang Chairiyah.
Selain itu, dia mengatakan, bayi tersebut juga harus diberikan vaksinasi hepatitis B (HB0) dalam kurun waktu 24 jam setelah lahir.
Kemudian dilanjutkan vaksinasi hepatitis B sebanyak tiga dosis sesuai dengan program imunisasi nasional.
“Pada 2024 ini terdapat 16.687 bayi yang telah menerima imunisasi rutin nasional,” kata dia.
Mereka menerima imunisasi mulai dari HB0 saat berusia kurang dari 24 jam, dosis 1 (HB 1) saat berusia 2 bulan, dosis 2 (HB 2) ketika berusia 3 bulan, dan dosis 3 (HB 3) setelah berusia 4 Januari-Juni 2024 terdapat 16.687 bayi yang mendapat vaksin hepatitis B.
Jumlahnya diperkirakan akan menurun jika dibanding sepanjang 2023 lalu yang mencapai 34.157 bayi.
Pemberian vaksin untuk mengantisipasi penularan virus hepatitis B Satu bayi dijatah tiga dosis vaksin bulan.
Sementara pada 2023 lalu, dia mengatakan, terdapat 34.157 bayi yang telah menerima imunisasi rutin nasional tersebut.
Selain untuk bayi, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga memiliki program nasional vaksinasi hepatitis B untuk orang dewasa, khususnya tenaga kesehatan (nakes).
Pada Januari-Juni lalu terdapat 1.933 orang yang menerima dosis pertama.
Baca Juga: Waspada! 59 Ibu Hamil di Kota Malang Positif Terinfeksi Hepatitis B
Kemudian penerima dosis kedua sekitar 1.211 orang, dan dosis ketiga masih 55 orang.
Untuk vaksinasi dosis kedua dan ketiga sampai saat ini masih terus berjalan.
Data tersebut mengacu pada Sistem Informasi Hepatitis dan Penyakit Infeksi Saluran Pencernaan (Sihepi). (yun/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana