KABUPATEN MALANG – Dalam upaya mendukung target pemerintah mencapai Indonesia bebas Tuberkulosis (TBC) pada tahun 2030, Rumah Sakit Prasetya Husada mengadakan edukasi kesehatan bagi masyarakat melalui siaran radio MFM Kota Malang dan siaran langsung di Instagram pada Senin, 21 Oktober 2024.
Edukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai Tuberkulosis (TBC), termasuk gejala, penularan, dan pentingnya pengobatan tuntas.
Para ahli dari RS Prasetya Husada menjelaskan secara komprehensif tentang risiko TBC, gejala yang perlu diwaspadai, serta langkah pencegahan seperti menjaga kebersihan lingkungan dan ventilasi udara.
Selain itu, masyarakat diajak untuk berperan aktif dalam memutus rantai penularan TBC melalui deteksi dini dan pengobatan yang teratur hingga sembuh total, sesuai dengan arahan dari tenaga medis.
Dalam sesi interaktif tersebut, masyarakat yang mengikuti melalui radio maupun Instagram Live juga berkesempatan mengajukan pertanyaan langsung, menjadikan program ini lebih mudah diakses dan interaktif.
"Kami berharap melalui program ini, masyarakat semakin waspada dan sadar bahwa TBC bisa dicegah dan diobati. Ini adalah langkah bersama menuju Indonesia bebas TB pada tahun 2030," ujar dr Dina Savita dari RS Prasetya Husada.
Edukasi ini merupakan bagian dari komitmen RS Prasetya Husada dalam mendukung upaya pemerintah mengurangi angka TBC dan meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat di Kota Malang dan sekitarnya.
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana