BERBAGAI program Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) selaras dengan program utama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Dua di antaranya adalah energi dan air yang diimplementasikan melalui pembangkit listrik tenaga mikrhidro (PLTMH) yang sudah UMM bangun sejak lama di beberapa titik di Malang.
Termasuk PLTMH yang dibangun di wisata Sumber Maron, Kabupaten Malang.
Hasil program Profesor Penggerak Pembangunan Masyarakat (P3M) itu bahkan menjadi daya tarik edukasi dan siap dijadikan percontohan untuk berbagai daerah di Indonesia.
Hal itu ditegaskan oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) Prof Fauzan yang turut serta hadir dan mengunjungi PLTMH Sumber Maron.
Kedatangannya dan rombongan Kemendiktisaintek merupakan upaya menemukan dan mencari praktik baik bagaimana karya perguruan tinggi bisa dilaksanakan dan bermanfaat bagi masyarakat.
Termasuk bagaimana PLTMH bisa meningkatkan ekonomi dan juga sosial di sekitarnya.
Menurutnya, itu bukan hanya masalah bagaimana menerapkan teknologi.
Tapi juga bagaimana dampak ekonomi yang terjadi ketika teknologi ada.
Selain itu, dalam pengembangannya, kampus memang membutuhkan ekosistem agar teknologi yang ada bisa lebih berkembang.
Ia juga menjelaskan bahwa dalam 17 prioritas program Presiden Prabowo, ada tiga hal yang utama yakni swasembada pangan, energi, dan air.
Tiga-tiganya ternyata sudah dilakukan UMM dengan baik.
Menurutnya, PLTMH yang dikembangkan UMM ini tentu bisa diterapkan di tempat-tempat lain di Indonesia.
Di sisi lain, Bupati Malang Drs H M. Sanusi menjelaskan, PLTMH UMM memang sudah ada sejak lama mendukung Sumber Maron.
Tidak hanya sebagai dorongan energi hijau dan ramah lingkungan, tapi juga memberikan daya tarik tersendiri sebagai wisata edukasi.
”Selain memberikan energi hijau yang besar dan bermanfaat bagi masyarakat maupun UMKM sekitar, PLTMH UMM juga menarik banyak wisatawan yang ingin tahu cara kerjanya seperti apa. Semoga hal serupa bisa dikembangkan di wilayah Malang lain serta wilayah-wilayah lain di Indonesia,” tegasnya.
Sementara itu, Rektor UMM Prof Nazaruddin Malik MSi mengatakan, pihaknya menjadi bagian penting perkembangan di Kabupaten Malang.
Salah satunya melalui PLT MH yang dibangun di beberapa titik.
Menurutnya, ini juga menjadi cara Kampus Putih dalam menerjemahkan program Presiden Prabowo dalam aspek kemandirian pangan serta energi.
Mendorong sustainibilitas lingkungan dalam memajukan Indonesia. (*/adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana