MALANG KOTA - Operasi bedah yang berkaitan dengan bagian saraf kini semakin mudah. Sebab, rumah sakit besar sudah memiliki alat Intra Operative Monitoring (IOM). Salah satunya RSUD dr Saiful Anwar (RSSA) yang dalam sepekan bisa menangani satu sampai dua operasi menggunakan IOM.
Staf Klinik Neurologi RSSA dr Ria Damayanti SpS MBiomed menjelaskan, IOM membantu dokter bedah untuk memantau bagian tubuh yang dioperasi. Terutama organ yang berada di dekat saraf. "Karena saraf kan halus dan sulit dilihat melalui mikroskop," jelasnya.
Ria melanjutkan, dalam penggunaannya alat IOM akan dipasang saat pasien sudah berada di meja operasi dalam kondisi terbius. Lalu alat IOM yang berupa jarum akan ditusukkan ke bagian tubuh tertentu seperti otot, betis, dan paha kaki.
Kemudian akan terlihat saraf-saraf dari monitor saat dioperasi. "Jadi alat ini sekaligus membantu dokter untuk memantau apakah tindakan operasi mengenai saraf atau tidak," jelas Ria.
Alat IOM juga membantu agar operasi lebih presisi. Selain itu, meminimalisir dampak dari operasi.
Metode ini, sebut Ria, baru digunakan dalam tiga tahun terakhir di RSSA. Dibantu oleh dua dokter ahli. Sebelumnya operasi tidak dibantu IOM. (mel)
Editor : A. Nugroho