Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dinkes Kota Malang Bagikan 500 Kacamata Gratis untuk Pelajar SD dan SMP

Bayu Mulya Putra • Senin, 13 Oktober 2025 | 17:15 WIB
BANYAK TERPAPAR GADGET: Dua pelajar menjalani tes ketajaman mata menggunakan alat bernama snellen chart di area CFD, kemarin.
BANYAK TERPAPAR GADGET: Dua pelajar menjalani tes ketajaman mata menggunakan alat bernama snellen chart di area CFD, kemarin.

 

MALANG KOTA – Peringatan Hari Penglihatan Sedunia berlangsung di area Car Free Day (CFD) Jalan Ijen, kemarin (12/10). Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang bersama Perhimpunan Dokter Spesialis Mata (Perdami) dan Gabungan Pengusaha Optik Indonesia (Gapopin) membagikan 500 kacamata secara gratis. Yang menjadi sasarannya yakni para pelajar.  

Sebelum mendapat kacamata, anak-anak harus menjalani pemeriksaan terlebih dahulu. Pemeriksaan dilakukan menggunakan keratometer, yakni alat untuk mengukur kelengkungan kornea. Lalu anak-anak juga menjalani tes ketajaman mata. Tes tersebut dilakukan menggunakan snellen chart.

Pada snellen chart, terdapat huruf dan angka dengan berbagai ukuran. Ketua Gapopin Jawa Timur Abdul Rahman menjelaskan, dalam kegiatan kemarin, ada 100-an optik di Kota Malang yang dilibatkan. ”Pemeriksaan dibutuhkan karena anak-anak sekarang kan kerap menggunakan gadget dalam jangka waktu yang lama,” jelasnya.

Akibat penggunaan gadget dalam waktu yang lama, mata rentan mengalami gangguan kesehatan. Misalnya saja mata lelah, penglihatan kabur, dan sakit kepala. Abdul melanjutkan, sasaran pemeriksaan mata adalah anak-anak jenjang SD sampai SMP. ”Secara data jumlah anak, kami juga didukung dinkes,” ucapnya.

Selain di Kota Malang, pemeriksaan mata dan pembagian kacamata juga dilakukan di daerah lain. Mulai dari Mojokerto, Jombang, Trenggalek, hingga Tulungagung. Jika ditotal, ada 20 ribu kacamata yang dibagikan.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengapresiasi adanya kegiatan yang digelar dinkes bersama Perdami dan Gapopin itu. Pihaknya berharap, gangguan penglihatan pada anak-anak bisa teratasi.

”Karena menjaga kondisi mata sangat penting. Dengan mata yang sehat, masa depan anak-anak juga terbantu,” kata dia. Dalam kunjungannya, Wahyu juga menjajal beberapa alat dari Gapopin. (mel/by)

Editor : A. Nugroho
#Gapopin #cfd ijen #Hari Penglihatan Sedunia #Kota Malang #dinkes