Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Persiapan Ramadhan 2026: Berikut Edukasi dr. Tirta Soal Makanan Terlarang sebagai Menu Buka Puasa yang Bikin Gula Darah Naik

Aditya Novrian • Selasa, 27 Januari 2026 | 11:57 WIB
LARANGAN MENU: Beberapa menu buka puasa yang dilarang oleh dr. Tirta karena kandungan gulanya yang tinggi. (Instagram: dr.tirta)
LARANGAN MENU: Beberapa menu buka puasa yang dilarang oleh dr. Tirta karena kandungan gulanya yang tinggi. (Instagram: dr.tirta)

RADAR MALANG - Kebiasaan masyarakat Indonesia selama ini dalam membatalkan puasa ternyata sangat salah dan berakibat fatal pada kesehatan tubuh selama menjalankan bulan puasa. Dilansir dari channel youtube Tirta Peng Peng Peng, menurut dr. Tirta menu favorit masyarakat Indonesia yang membatalkan puasa dengan gorengan dan sup buah dapat menjadi sugar bomb bagi tubuh. 

Kedua menu favorit tersebut mengandung kadar gula yang sangat tinggi sehingga memicu lonjakan gula darah secara meningkat. Berdasarkan paparan materi dari Halodoc kombinasi karbohidrat sebesar 19% pada gorengan dan gula berlebih dengan campuran sirup, kental manis, serta krimer pada sup buah dapat menyebabkan tekanan metabolik yang tidak sehat pada pencernaan. 

Selain itu dr. Tirta mengatakan bahwa pengunjung Ramadhan harus menghindari makanan bersantan setelah mereka berpuasan penuh. Hal ini disebabkan karena lambung harus bekerja lebih keras karena santan itu berupa lemak jenuh yang akibatnya seseorang berisiko mengalami perut sebah atau dispepsia. Gejala perut sebah ini juga bakal berujung pada kekambuhan Gastroesophageal Reflux (GERD). 

Sangat penting bagi para pecinta kuliner Ramadhan untuk menghindari makanan berlemak tinggi seperti jeroan, sate, dan lain-lain sebagai menu berbuka puasa. Makanan berat ini jika dimakan sebagai menu berbuka puasa maka dapat mengejutkan sistem pencernaan anda dengan cepat. Hal ini membuat anda sakit perut dan buang air yang tidak teratur. 

Sebagai solusi dr. Tirta menyarankan masyarakat untuk berbuka dengan menu yang sederhana serta aman bagi metabolisme tubuh ketika sedang menjalankan ibadah puasa. Beliau merekomendasikan cukup dengan minum air putih dan tiga biji kurma untuk memenuhi kebutuhan energi yang instan ketika berbuka puasa. 

"Satu butir kurma itu bisa mengandung 30-50 kkal, jadi jika kalian makan tiga biji kurma maka kalian telah memakan sebanyak 150 kkal yang setara dengan sepiring nasi dan itu sudah cukup untuk berbuka" tegas beliau melalui kanal Youtube resminya. 

Setelah menahan haus hampir setengah hari, air putih juga penting untuk membersihkan bakteri di mulut guna menghilangkan bau mulut ketika beribadah. Air bening ini mempersiapkan lambung untuk menerima nutrisi yang lebih kompleks di masa mendatang. Dengan mengikuti pedoman ini diharapkan stamina tubuh tetap terjaga dan ibadah puasa dapat dilakukan tanpa masalah kesehatan. 

 

Penulis: Satya Eka Pangestu

Editor : Aditya Novrian
#menu buka puasa #Edukasi #dr Tirta #Persiapan Ramadhan 2026 #makanan terlarang