Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bukan Sekedar Flu Biasa! Inilah Virus Nipah Mematikan yang Kini Menjadi Perhatian Dunia

Aditya Novrian • Selasa, 27 Januari 2026 | 12:56 WIB
VIRUS NIPAH: Waspada virus mematikan yang masih belum ditemukan vaksin dan obatnya. (Freepik)
VIRUS NIPAH: Waspada virus mematikan yang masih belum ditemukan vaksin dan obatnya. (Freepik)

JAKARTA - Virus Nipah (NiV) merupakan sebuah patogen zoonosis yang ditularkan dari hewan ke manusia, virus ini sekarang menarik perhatian dunia kesehatan untuk diteliti. Menurut Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI virus nipah termasuk ke dalam genus Henipavirus yang secara alami dibawa oleh kelelawar buah dari famili Pterepodidae

Kasus penyakit yang disebabkan virus nipah pertama kali diidentifikasi pada tahun 1998-1999 saat terjadi wabah hebat di kalangan peternak babi di wilayah Sungai Nipah, Malaysia. Dikutip dari laman Halodoc tercatat 276 kasus dalam wabah perdana tersebut, dengan tingkat kematian 40%-75%. 

Jika terjangkit virus ini gejala awal yang dirasakan penderita adalah mengalami demam, sakit kepala, nyeri otot (myalgia), dan ensefalitis atau peradangan otot yang fatal menurut data dari Kemenkes RI. Masa inkubasi virus ini biasanya berlangsung 4-14 hari setelah terpapar, akan tetapi beberapa kasus mencatat terdapat pasien yang mengalaminya selama 45 hari. 

Penanganan medis darurat sangat penting untuk mencegah kematian jika seseorang mulai mengalami tanda-tanda terpapar seperti kebingungan atau kejang. Perlu digaris bawahi hingga saat ini belum ditemukan vaksin atau obat khusus yang dapat menyembuhkan penyakit ini. Solusi utama bagi kalian jika terpapar adalah perawatan suportif intensif guna menangani komplikasi pernapasan dan neurologis yang muncul. 

Pencegahan adalah langkah paling penting yang harus dilakukan. Hindari hewan yang sakit, terutama hewan yang mengonsumsi buah dari bekal makanan yang mengandung air liu kelelawar. masyarakat juga diminta untuk menjalani gaya hidup yang bersih dan sehat, serta mencuci tangan secara rutin menggunakan sabun sebelum makan. 

 

Penulis: Satya Eka Pangestu

 

Editor : Aditya Novrian
#Halodoc #Kemenkes #flu #virus nipah #virus nipah bisa masuk Indonesia #virus mematikan