RADAR MALANG – Puasa bukan hanya sekedar tradisi agama atau menahan haus dan lapar dari fajar hingga terbenamnya matahari. Puasa secara medis adalah periode di mana tubuh berhenti menerima asupan kalori, yang mana metabolisme dipaksa untuk melakukan penyesuaian besar-besaran. Tubuh beralih menggunakan cadangan energi dari lemak saat lambung beristirahat, memberikan dampak positif bagi kesehatan. Mari kita ulas beberapa manfaatnya dilansir dari Halodoc!
- Proses Autofagi
Merupakan mekanisme alami di mana sel-sel tubuh melakukan “pembersihan mandiri”, proses penghancuran sel yang rusak dan menggantinya dengan sel baru yang lebih sehat atau biasa disebut dengan istilah regenerasi sel.
- Mengontrol Kadar Gula Darah
Puasa membantu mengontrol kadar gula darah dengan meningkatkan sensitivitas insulin. Bagi sistem pencernaan, waktu istirahat selama belasan jam memberikan kesempatan bagi organ dalam untuk melakukan proses detoksifikasi secara alami.
- Menyehatkan Jantung
Puasa juga secara efektif menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan membuat aliran darah menjadi lebih stabil, sehingga risiko penyakit jantung menjadi berkurang. Puasa secara teratur membuat tubuh beradaptasi sehingga lemak dalam tubuh akan berkurang karena dijadikan sebagai sumber energi.
Puasa adalah investasi jangka panjang bagi kesehatan. Tubuh juga akan mendapatkan manfaat maksimal mulai dari detoksifikasi hingga peningkatan sistem imun, yang dikombinasikan dengan pola sahur dan menu berbuka yang mengandung beragam manfaat. Jadikan bulan Ramadan 2026 ini sebagai langkah awal untuk gaya hidup yang lebih sehat.
Penulis: Xeon Rhao Loudra Widadi
Editor : Aditya Novrian