Kesehatan – Menjalankan ibadah Puasa satu hari penuh selalu menjadi sebuah tantangan tersendiri, terutama ketika tubuh mulai mengalami rasa lemas, pusing, serta rasa haus yang berlebihan. Hal ini biasanya disebabkan oleh kurangnya asupan cairan dan nutrisi saat sahur dan berbuka. Namun, sangat penting juga untuk mengomsumsi makanan yang tepat di waktu sahur dan berbuk.
Dehidrasi merupakan kondisi ketika seseorang kehilangan cairan tubuh berlebih yang dapat memicu berbagai macam masalah kesehatan. Untuk menghindari dehidrasi selama menjalankan ibadah puasa, pentingnya untuk memastikan tubuh mengonsumsi cairan yan cukup dan tidak melakukan banyak aktivitas fisik di siang hari. Mari simak penjelasan mengenai tips menjaga stamina tubuh saat berpuasa:
- Pilih Makanan dengan Gizi yang Seimbang
Memperhatikan makanan dan minuman yang sehat juga menjadi salah satu hal yang pentin agar stamina tubuh selalu terjaga ketika melaksanakan ibadah Puasa. Hindari makanan yang tidak sehat, seperti makanan yang tinggi akan garam, gula, dan lemak. Makanan yang cocok dikonsumsi agar stamina tubuh tetap terjaga disaat menjalankan puasa adalah buah dan sayur yang segar dan konsumsi makanan yang diolah dengan cara dikukus. Memilih makanan yang tidak memenuhi gizi seimbang dapat membuat cepat lapar dan haus sehingga pelaksanaan puasa menjadi kurang maksimal. Oleh karena itu, konsumsi makanan yang mempunyai nila gizi yang baik sangat disarankan untuk membantu stamina tubuh tetap terjaga.
- Selalu Cukupi Kebutuhan Cairan Tubuh
Agar terhindar dari terhidrasi saat menjalankan ibadah Puasa, disarankan untuk mencukupi kebutuhan cairan dalam tubuh kita. Terdapat aturan mengenai kebutuhan cairan yang harus diterapkan, yaitu aturan 2-4-2. Aturan tersebut mempunyai maksud yaitu, minum dua gelas air putih di waktu berbuka, empat gelas air putih waktu makan malam, serta dua gelas air putih waktu sahur.
- Istirahat yang Cukup jika Merasa Lelah
Menjalankan ibadah Puasa kerap membuat tubuh merasa lelah. Namun hal tersebut merupakan kondisi yang sangat wajar dan bisa di rasakan oleh siapapun. Oleh karena itu, luangkan sedikit waktu untuk beristirahat setidaknya 5 higga 10 menit saja agar dapat menjalankan ibadah Puasa dengan kondisi tubuh yang tetap terjaga.
- Aktif Berolahraga
Berolahraga ketika menjalankan ibadah Puasa tidak menjadi halangan bagi siapapun. Dianjurkan untuk aktif berolahraga setidaknya 60 menit setelah berbuka atau setelah sholat tarawih. Pada waktu tersebut, tubuh mempunyai kesempatan untuk mendapatkan kebutuhan cairan yang kurang.
- Mengatur Pola Makan
Agar puasa dapat berjalan dengan lancar, terdapat hal yang dapat diperhatikan pada waktu sahur dan berbuka yaitu dengan berbuka secara perlahan, mengawali waktu berbuka dengan mengonsumsi makanan ringan, lebih memprioritas makanan yang bergizi serta membagi pola makan yang baik.
- Mengonsumsi Makanan yang Bergizi Waktu Sahur
Memenuhi kebutuhan nutrisi pada waktu sahur menjadi hal yang penting agar terhindar dari dehidrasi saat menjalankan puasa satu hari. Pastikan jangan pernah melewatkan waktu sahur karena, jika melewatkan waktu sahur tubuh akan rentan mengalami dehidrasi, mudah lelah, dan memicu bau mulut.
- Memperhatikan Kualitas Tidur yang Cukup
Selain memperhatikan pola makan, memperhatikan pola tidur juga menjadi faktor yang sangat penting dalam menjalankan ibadah Puasa. Perubahan waktu aktivitas selama Ramadan umumnya turut memengaruhi pola tidur, sehingga perlu diatur dengan baik.
Tips diatas dapat diterapkan selama menjalankan ibadah puasa, agar stamina tubuh tetap terjaga dan ibadah puasa dapat dilakukan dengan lancar.
Penulis :Anna Tasya Enzelina
Editor : Aditya Novrian