Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kuliah atau Kerja Saat Puasa? Ini Cara Atasi Jam Tidur yang Berantakan di Bulan Ramadhan

Aditya Novrian • Rabu, 4 Februari 2026 | 13:25 WIB
BERANTAKAN: Pola tidur yang berantakan seringkali berakibat pada produktivitas tubuh. (Freepik)
BERANTAKAN: Pola tidur yang berantakan seringkali berakibat pada produktivitas tubuh. (Freepik)

RADAR MALANG - Memasuki bulan Ramadhan biasanya mahasiswa atau para pekerja sering sekali menghadapi tantangan besar, yaitu perubahan drastis pola tidur akibat aktivitas ibadah malam dan sahur. Perubahan ini sering menyebabkan jam tidur Kamu berantakan, akan tetapi jika tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan penurunan konsentrasi belajar dan produktivitas sehari-hari. 

Untuk menjaga metabolisme tubuh tetap stabil dan produktif saat berpuasa, sangat penting untuk mengikuti beberapa saran kesehatan yang telah kami kumpulkan dari beberapa sumber. Berikut ini adalah beberapa cara bijak bagi kalian untuk mengatur waktu sehingga jam tidur kamu tidak berantakan: 

  1. Tidur Malam Lebih Awal

Bagi kamu yang sudah sekali berkegiatan hingga larut malam, sangat dianjurkan untuk menyelesaikan segala kegiatan kamu lebih cepat agar waktu beristirahat segera setelah tarawih dapat terlaksana. Tidur lebih awal ini dapat meminimalisir risiko bangun kesingan saat waktu sahur telah tiba dan menjaga kebugaran tubuh untuk kegiatan awal di pagi hari.

  1. Membuat Jadwal Tidur yang Konsisten dan Menerapkan Mindful Living

Supaya tidur kamu tetap konsisten, cobalah buat jadwal harian untuk memastikan total waktu istirahatmu tercukupi. Terapkan mindful living dengan mematikan handphone disaat kamu tidur.

Buatlah jadwal dan pastikan kamu tidur dengan waktu 6-8 jam sehari. Konsistensi tidur sangatlah penting untuk menjaga fungsi memori dan stabilitas emosi seseorang selama berpuasa.

  1. Hindari Tidur Langsung Setelah Sahur

Sebaiknya setelah waktu sahur, sangat dianjurkan untuk tidak tidur secara langsung. Kebiasaan ini sebenarnya sangat dilarang karena dapat memicu risiko GERD yang mengganggu kenyaman beraktivitas. Berikan jeda minimal 2 jam agar proses pencernaan selesai mengelola makanan sebelum tubuh kembali berbaring.

  1. Pemanfaat Power Nap di Siang Hari

Sempatkan waktu untukmu tidur siang singkaat mungkin selama 30-45 menit. Menurut para ahli pemulihan energi yang dilakukan dalam waktu singkat istirahat ini dapat memulihkan energi tanpa menyebabkan rasa pening berlebih saat bangun tidur.  

  1. Memperhatikan Pola Makan Saat Berbuka dan Sahur

Ketika berbuka konsumsilah makanan bergizi seimbang dan berserat, hindari makanan yang memiliki gula dan karbohidrat berlebih yang dapat memicu insomnia. Karena nutrisi yang tepat sangat berpengaruh pada kualitas tidur yang lebih dalam dan nyeyak, serta mengurangi resiko penyakit setelah bulan Ramadhan telah usai.

Jika Anda melakukan manajemen waktu yang disiplin masalah kurang tidur tidak akan menghalangi mereka untuk mencapai prestasi di bulan Ramadhan. Menjaga kesehatan fisik dengan menjaga pola tidur yang sehat adalah kunci keberhasilan selama puasa.

Penulis: Satya Eka Pangestu

Editor : Aditya Novrian
#ramadhan #Berantakan #bulan puasa #pola tidur #persiapan ramadan 2026