RADAR MALANG – Kebiasaan makan berlebihan disertai kurangnya aktivitas fisik dapat berdampak pada kenaikan berat badan yang tidak terkendali. Kondisi ini perlu diwaspadai karena berpotensi menyebabkan obesitas.
Obesitas adalah gangguan kesehatan yang ditandai dengan penumpukan lemak tubuh secara berlebihan. Obesitas terjadi akibat tidak seimbangnya energi yang masuk dan energi yang dikeluarkan di dalam tubuh.
Jika berlangsung dalam jangka panjang, kelebihan energi tersebut akan disimpan dalam bentuk lemak. Berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT), seseorang dikategorikan obesitas apabila memiliki nilai IMT lebih dari 27.
Penderita obesitas umumnya mengalami sejumlah keluhan yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, seperti:
- Penumpukan lemak berlebih di tubuh
- Mudah berkeringat
- Sering mendengkur saat tidur
- Sesak napas
- Kesulitan tidur
- Mudah lelah
- Lipatan kulit yang lembap
- Nyeri pada persendian atau punggung
Oebsitas tidak hanya menyerang orang dewasa tapi juga dapat terjadi pada anak-anak hingga remaja. Kondisi ini perlu mendapatkan perhatian serius karena dapat memengaruhi tumbuh kembang anak.
Adapun gejala obesitas yang umumnya dialami anak-anak dan remaja meliputi:
- Penumpukan lemak di area payudara
- Munculnya stretch mark di punggung dan pinggul
- Kulit menebal dan berwarna lebih gelap
- Sesak napas saat melakukan aktivitas fisik
- Gangguan tidur
- Menurunnya rasa percaya diri
- Menstruasi dini pada anak perempuan
- Pubertas terlambat pada anak laki-laki
- Kelainan pada tulang
Obesitas merupakan kondisi yang berisiko karena dapat meningkatkan peluang munculnya berbagai penyakit. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk mulai menerapkan pola hidup sehat dan berolahraga secara rutin.
Penulis: Intan Nurlita Dewi
Editor : Aditya Novrian