Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Batasi Konsumsi Garam, Ini Dampak Makanan Tinggi Sodium

Aditya Novrian • Kamis, 19 Februari 2026 | 14:00 WIB
Konsumsi garam berlebihan dapat picu penyakit jantung. (Freepik)
Konsumsi garam berlebihan dapat picu penyakit jantung. (Freepik)

RADAR MALANG – Makanan siap saji kini menjadi andalan mayoritas orang untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Padahal, kita tidak mengetahui secara pasti seberapa banyak kandungan garam yang digunakan dalam makanan tersebut.

Tak hanya makanan siap saji, makanan rumahan yang dibuat sendiri juga terkadang menggunakan garam dalam jumlah besar. Banyak orang beranggapan bahwa tanpa garam yang cukup, makanan akan terasa kurang nikmat dan dapat menurunkan selera makan.

Dilansir dari Kementerian Kesehatan RI, American Heart Association (AHA) menganjurkan konsumsi garam tidak lebih dari 2.300 mg per hari. Bahkan, akan lebih baik jika konsumsi garam dibatasi hingga kurang dari 1.500 mg per hari.

Garam memang dibutuhkan tubuh. Namun, jika konsumsi sodium melebihi batas yang dianjurkan akan memicu berbagai dampak negatif bagi kesehatan. Konsumsi sodium berlebih dapat menyebabkan tekanan darah meningkat yang pada akhirnya meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Garam mengandung natrium dan klorida yang berperan menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh. Jika kadar natrium meningkat pesat, tubuh akan menarik lebih banyak air ke dalam pembuluh darah.

Kondisi ini menyebabkan peningkatan volume cairan darah sehingga memengaruhi tekanan darah. Akibatnya, jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah. Jika berlangsung terus-menerus, otot jantung dapat menebal dan berisiko memicu gagal jantung.

Tekanan darah tinggi yang kronis juga dapat merusak pembuluh darah. Pembuluh darah yang rusak menjadi lebih rentan terhadap penyumbatan atau pecah, sehingga mengganggu suplai darah ke otak dan memicu penyakit.

Oleh karena itu, asupan garam harian perlu dibatasi. Kita dapat menggunakan bumbu alami sebagai pengganti garam agar makanan tetap terasa sedap. Selain itu, biasakan membaca komposisi pada makanan siap saji agar kadar sodium yang masuk ke dalam tubuh tetap terkontrol.

 

Penulis: Intan Nurlita Dewi

Editor : Aditya Novrian
#sodium #Kesehatan #garam #makanan