RADAR MALANG – Sebagian besar tubuh manusia terdiri dari air. Oleh karena itu, kekurangan cairan dapat berdampak serius bagi kesehatan.
Padatnya aktivitas sehari-hari sering membuat seseorang lupa untuk memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh hingga berujung mengalami dehidrasi. Dehidrasi merupakan kondisi ketika tubuh kehilangan cairan lebih banyak daripada yang masuk.
Jika dibiarkan dalam waktu lama, dehidrasi dapat menimbulkan berbagai dampak buruk bagi kesehatan. Berikut beberapa dampak dehidrasi bagi tubuh:
- Sistem Imun Melemah
Air berperan penting dalam membantu distribusi nutrisi dan sel darah putih ke seluruh tubuh. Jika kebutuhan cairan tidak terpenuhi, sirkulasi akan melambat sehingga sistem imun tidak dapat bekerja secara optimal.
- Tekanan Darah Menurun
Kekurangan cairan dapat menyebabkan volume plasma darah menurun. Hal ini berakibat pada turunnya tekanan darah karena salah satu komponen terbesar darah adalah air.
- Sembelit
Kurang minum air putih dapat mengganggu sistem pencernaan. Air merupakan komponen penting untuk membantu kelancaran proses pencernaan. Usus besar akan menyerap air dari sisa makanan untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh, sehingga tinja menjadi kering dan keras saat kekurangan cairan.
Baca Juga: Kenali Jenis dan Manfaat Serat bagi Kesehatan Tubuh
- Batu Ginjal
Kurang minum air putih dapat meningkatkan risiko batu ginjal dan infeksi saluran kemih. Saat tubuh kekurangan cairan, bakteri lebih sulit dikeluarkan melalui urine. Selain itu, mineral pembentuk batu ginjal dapat mengendap karena tidak cukup cairan untuk melarutkannya.
Menjaga tubuh tetap terhidrasi adalah bagian penting dari pola hidup sehat. Selalu bawa botol minum saat bepergian atau beraktivitas agar kebutuhan cairan tetap terpenuhi dan tubuh tidak mudah lelah maupun haus.
Penulis: Intan Nurlita Dewi
Editor : Aditya NovrianSumber : Kemenkes