RADAR MALANG – Selama bulan puasa, perubahan waktu makan berpotensi membuat tidur berkurang apabila tidak mengatur waktu dengan tepat. Kondisi ini tentu memicu kelelahan, mengantuk, dan sulit berkonsentrasi saat sedang belajar atau bekerja.
Selain itu, menurut peneliti dari Saudi Diabetes Research Group, Suhad Bahijri, mengatakan bahwa efek pola tidur yang tidak teratur dapat meningkatkan risiko sindrom metabolik dan diabetes tipe 2, seperti dikutip dari Nature.
Oleh karena itu, perlu kesadaran untuk dapat mengatur jam tidur saat berpuasa agar terhindar dari efek negatif bagi kesehatan tubuh. Berikut cara mencegah pola tidur yang berantakan menurut Hello Sehat.
- Tidur Siang
Tubuh terasa lemas saat berpuasa merupakan hal yang wajar. Oleh karena itu, lakukan power nap saat jam istirahat kerja agar energi terisi dan lebih fokus untuk beraktivitas kembali.
Power nap merupakan tidur siang yang dilakukan selama 20-30 menit. Meskipun sebentar, durasi ini terbilang cukup karena tubuh kembali terasa bugar.
- Tidur Malam yang Cukup
Meskipun banyak melakukan aktivitas setelah berbuka, seperti salat Tarawih, tidur malam harus dilakukan minimal lima jam.
Jangan melakukan aktivitas yang tidak diperlukan yang dapat mengganggu jam tidur agar bisa terlelap lebih cepat.
- Makan dan Minum yang Bergizi Seimbang
Sebaiknya hindari makanan yang tinggi kalori, manis, dan berlemak karena dapat membuat sistem pencernaan lebih bekerja keras untuk mencerna makanan.
Selain itu, mengonsumsi makanan pedas saat berbuka dapat menyebabkan heartburn. Hal ini yang membuat jam tidur terganggu saat berpuasa.
Tak hanya itu, mengonsumsi kopi atau the yang mengandung kafein juga menyebabkan mata tetap terjaga, apabila dikonsumsi sebelum tidur.
- Olahraga
Salah satu manfaat olahraga, yakni membuat tubuh lebih mudah untuk tidur. Oleh karena itu, lakukan olahraga ringan selama berpuasa, seperti jalan kaki.
Namun, pilihlah waktu yang tepat untuk berolahraga, misalnya menjelang berbuka puasa atau setelah sahur.
Dengan demikian, perlu mengatur waktu tidur dengan baik selama berpuasa. Hal ini agar tubuh tidak terasa lemas dan selalu bersemangat dalam menjalani aktivitas.
Baca Juga: Indonesia Siap Keluar dari BoP! Ini Pernyataan Presiden Prabowo di Acara Bukber dengan Para Ulama
Penulis: Marsha Nathaniela
Editor : Aditya Novrian