Nasional Internasional Malang Raya Kriminal-Kasuistika Peristiwa Olahraga Wisata-Kuliner Ekonomi-Bisnis Opini Pendidikan Politik Sosok

Fakta terkait Kanker Payudara yang Wajib Diketahui Perempuan!

Marsha Nathaniela • 2026-03-18 14:15:51
Kanker payudara merupakan jenis kanker dengan jumlah kasus terbanyak di Indonesia. (Freepik).
Kanker payudara merupakan jenis kanker dengan jumlah kasus terbanyak di Indonesia. (Freepik).

RADAR MALANG – Kanker payudara masih menjadi momok bagi para perempuan. Data Globocan tahun 2020 mengatakan bahwa jumlah kasus baru kanker payudara mencapai 68.858 kasus (16,6%) dari total 396.914 kasus baru kanker di Indonesia dengan total kematian mencai lebih dari 22 ribu jiwa.

Kanker payudara terjadi saat sel-sel ganans berkembang di dalam jaringan payudara. Sel-sel tersebut dapat membentuk tumor yang bisa teraba pada pemeriksaan fisik atau terdeteksi melalui pemeriksaan mamografi.

Baca Juga: Unggul FC Malang Persingkat Libur Lebaran Para Pemain, Faktor Ini Jadi Penyebabnya

Sayangnya, penyebab pasti kanker payudara yang dialami perempuan belum dikteahui secara pasti. Namun, terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit ini, antara lain:

1. Risiko terjadinya kanker payudara dapat meningkat seiring bertambahnya usia.

2. Terdapat anggota keluarga dekat yang telah atau sedang mengidap kanker payudara (faktor keturunan).

3. Terjadi mutasi pada gen BRCA1 dan BRCA2 (mutasi genetik).

4. Apabila seseorang telah memiliki kanker pada salah satu payudara, risiko penyebaran kanker pada payudara lain juga meningkat.

5. Faktor hormonal, seperti menstruasi yang dimulai saat usia lebih muda, menopause yang terlambat, atau penggunaan terapi hormon pengganti setelah menopause.

Adapun gejala yang harus diwaspadai, yaitu terdapat benjolan atau perubahan bentuk pada payudara, pembengkakan pada ketiak, perubahan pada kulit payudara (kemerahan atau pengerutan), perubahan pada puting susu (retraksi atau keluarnya cairan), dan nyeri atau ketidaknyamanan pada payudara.

Kanker payudara dapat dicegah dengan melakukan pemeriksaan rutin dan deteksi dini. Tak lupa gaya hidup sehat juga berpengaruh, seperti menjaga pola makan, rutin berolahraga, menghindari alkohol, serta menghindari merokok.

Baca Juga: Target Pemain Arema FC Julian Guevara dalam Beberapa Tahun ke Depan

Dengan demikian, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kepada dokter sebagai langkah antisipasi dan pencegahan. Dokter akan memeriksa secara fisik pada area payudara dan kelenjar getah bening yang ada di sekitarnya.

Selain itu, terdapat prosedur momografi yang menggunakan sinar X untuk mendeteksi perubahan atau benjolan pada payudara.

Kemudian dilakukan USG pada payudara untuk memperjelas gambaran pada mamografi atau mengevaluasi benjolan yang teraba, sebelum akhirnya biopsi untuk pengambilan sampel jaringan dari area yang mencurigakan untuk diperiksa di bawah mikroskop.

Editor : Aditya Novrian
#waspada kanker payudara #kanker payudara