MALANG KOTA, RADAR MALANG – Ketupat kerap disajikan saat lebaran, terutama untuk pendamping masakan bersantan seperti rendang dan opor ayam. Ketupat dimasak dengan memasukkan bulir-bulir beras dalam anyaman daun kelapa muda atau janur. Proses masaknya dilakukan dengan cara direbus sehingga membuatnya memiliki tekstur padat, tetapi tetap lembut hampir mirip dengan lontong.
Nasi dan ketupat merupakan sumber karbohidrat yang berguna untuk meningkatkan energi dalam tubuh. Meski berasal dari bahan yang sama, yakni beras, keduanya memiliki perbedaan kalori yang perlu diketahui, terutama bagi individu yang sedang menjaga asupan makanan.
Menurut data dari Fatsecret, satu buah ketupat memiliki kandungan gizi, sebagai berikut.
- Kalori: 176 kkal
- Lemak: 2,66 g
- Lemak jenuh: 0,22 g
- Lemak tak jenuh ganda: 0,804 g
- Lemak tak jenuh tunggal: 1,506 g
- Protein: 3,6 g
- Karbohidrat: 33,4 g
- Serat: 1,2 g
- Gula: 0,12 g
- Sodium: 131 mg
- Kalium: 53 mg
Perlu diketahui, ketupat yang dipadukan dengan kuah santan memiliki kandungan lemak jenih sekitar 90 persen. Meskipun demikian, Anda tetap bisa menikmati makanan tersebut dengan cara membatasai jumlah konsumsinya serta mengimbanginya dengan makanan sehat yang dapat memperlambat penyerapan kolesterol.
Baca Juga: Update Wisata Baru di Kota Batu: 25 Wahana Mikutopia Sudah Dibuka, Sisanya Segera Menyusul
Sementara itu, berikut kandungan gizi yang terdapat dalam semangkuk nasi.
- Kalori: 204 kkal
- Lemak: 0,44 g
- Lemak jenuh: 0,12 g
- Lemak tak jenuh ganda: 0,119 g
- Lemak tak jenuh tunggal: 0,138 g
- Protein; 4,2 g
- Karbohidrat: 44,08 g
- Serat: 0,6 g
- Gula: 0,08 g
- Sodium: 577 mg
- Kalium: 55 mg
Dapat disimpulkan bahwa ketupat memiliki kalori yang lebih rendah daripada nasi putih, Namun hal ini juga bergantung pada lauk pendampingnya. Oleh karena itu, sebaiknya dalam sepiring nasi atau ketupat, pilihlah lauk dengan gizi seimbang. Penggunaan santan yang tinggi lemak juga sebaiknya dihindari.
Editor : Aditya Novrian