RADAR MALANG – Timun biasanya dikonsumsi untuk lalapan dalam makanan yang bersambal. Selain menyegarkan, timun juga memiliki kandungan yang dapat menurunkan tekanan darah.
Nutrisi yang terkandung dalam timun memiliki segudang manfaat. Hal ini karena timun mengandung serat, vitamin, dan mineral yang sangat baik untuk kesehatan tubuh.
Kalium atau mineral dapat membuat jantung berdetak dengan teratur dan menjadikan pembuluh darah lebih elastis sehingga aliran darah menjadi lancar.
Selain itu, vitamin K yang terkandung dalam timyb juga bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah tunggi. Hal ini karena vitamin K dapat mencegah penumpukan plak di pembuluh darah dan menjaga dinding pembuluh darah tetap elastis sehingga aliran darah tidak terhambat.
Kandungan antioksidan yang beragam dalam timun, seperti flavonoid bermanfaat untuk meredakan peradangan dalam tubuh serta dapat mencegah sumbatan di pembuluh darah.
Tak hanya itu, timun juga berguna untuk menurunkan kadar kolestrol karena kandungan seratnya yang mampu mengendalikan kolestrol jahat dalam darah.
Hal ini berkaitan dengan tekanan darah karena kolestrol yang berlebihan dapat menumpuk dan menghambat peredaran darah sehingga tekanan darah cenderung meningkat.
Dengan mengonsumsi timun, kolestrol yang tinggi sekaligus tekanan darah akan menjadi normal.
Guna mendapatkan manfaat timun secara maksimal, Anda harus mengonsumsinya dalam keadaan segar dan tanpa diolah. Memasak timun dapat mengurangi kadar nutrisi sehingga efek kesehatannya tidak bekerja secara optimal.
Timun dapat dikonsumsi dengan cara dirujak atau lalapan yang dipadukan dengan sayur atau buah segar lain. Selain itu, timun juga dapat dijadikan acar, toping makanan, jus, hingga kimchi.
Namun, mengendalikan tekanan darah tidak hanya dengan mengonsumsi timun. Anda juga harus menerapkan pola makan yang sehat dan membatasi konsumsi garam yang berlebihan.
Baca Juga: Ayam Goreng Gandaria, Kuliner Keluarga di Malang yang Terkenal dengan Ayam Serundeng
Editor : Aditya Novrian