MALANG KOTA. RADAR MALANG – Kebiasaan duduk terlalu lama dirasakan oleh hampir semua pekerja dan pelajar karena harus senantiasa di depan komputer. Meski demikian, rutinitas ini ternyata dapat mengancam kesehatan tubuh.
Kerap duduk dengan intensitas yang lama membuat tubuh tidak aktif bergerak sehingga otot dan sendi bisa melemah. Selain itu, kebiasaan ini juga memperlambat metabolisme tubuh dan mengganggu kinerja tubuh dalam mengatur tekanan darah, gula darah, juga membakar lemak.
Apabila rutinitas ini diteruskan, tubuh akan mengalami beberapa masalah kesehatan, seperti berikut.
1. Nyeri Kronis
Kebiasaan duduk terlalu lama menyebabkan otot punggung dan pinggul menjadi pegal dan nyeri. Apalagi, jika postur duduk yang tidak benar dapat menekan cakram pada tulang belakang sehingga rasa nyeri bisa timbul dalam waktu yang lama (kronis).
2. Perut Buncit
Selain nyeri, duduk terlalu lama juga menyebabkan berkurangnya pelepasan molekul, seperti lipoprotein lipase yang berguna untuk mengolah lemak dan gula tubuh. Selain itu, kebiasaan ini membuat seseorang juga lebih rentan terkena sindrom metabolik, yakni gangguan kesehatan yang terjadi secara bersamaan.
Baca Juga: Atap Tiga Ruang Kelas SMKN 1 Ampelgading Malang Ambruk
3. Trombosis Vena Dalam
Duduk terlalu lama dapat meningkatkan risiko mengalami Deep Vein Thrombosis (DVT) atau trombosis vena dalam. Kondisi ini merupakan penggumpalan darah yang terjadi di pembuluh darah vena bagian dalam, umumnya pada area tungkai atau betis.
4. Osteoporosis
Duduk terlalu lama membuat orang menjadi kurang melakukan aktivitas fisik, seperti berolahraga. Hal ini yang membuat kepadatan tulang menurun sehingga dapat meningkatkan risiko osteoporosis. Kondisi ini menyebabkan tukang menjadi keropos dan mudah patah.
Dengan demikian, guna mencegah sejumlah penyakit tersebut, dianjurkan untuk memperbanyak aktivitas fisik, seperti berjalan kaki, naik-turun tangga, bersepeda, hingga berenang.
Selain itu, di tengah pekerjaan yang padat, usahakan melakukan stretching untuk meregangkan otot dan sendi tubuh.
Baca Juga: Jurus Cabor Perserosi Kabupaten Malang Asah Kemampuan Atlet Debutan
Editor : Aditya Novrian