Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Waspadai Brain Rot: Otak Jadi Tumpul Akibat Scroll Medsos Tanpa Henti

Marsha Nathaniela • Kamis, 2 April 2026 | 14:50 WIB
Potret dua remaja bermain smartphone. (Freepik).
Potret dua remaja bermain smartphone. (Freepik).

RADAR MALANG – Kondisi brainrot ditandai dengan penurunan kemampuan berpikir akibat terlalu banyak menonton konten-konten singkat di media sosial.

Peneliti di Oxford menyebut brainrot sebagai kondisi penurunan mental dan intelektual seseorang akibat mengonsumsi terlalu banyak informasi sepele atau tidak berkualitas, terutama konten-konten dalam dunia maya.

Beberapa faktor yang memicu seseorang terkena brainrot, yakni penggunaan media sosial berlebihan. Hal ini berkaitan dengan paparan konten yang memicu perbandingan sosial sehingga berdampak negatif bagi diri sendiri.

Selain itu, mengonsumsi video singkat yang tidak memberikan edukasi dan bersifat repetitif. Di sisi lain, brainrot juga dipicu oleh kurangnya aktivitas fisik dan sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Penggunaan handphone sebelum tidur dapat mengganggu waktu tidur sehingga memicu seseorang untuk begadang yang tentunya merusak waktu istirahat.

Baca Juga: Dibuka! Pendaftararan Diklat Jurnalistik Guru KB dan TK Se-Kota Malang

Meski brain rot bukan suatu kondisi medis yang formal, terdapat beberapa gejala yang akan dialami oleh seseorang, misalnya kemampuan berpikir kritis menurun, mudah bosan, kehilangan minat pada hobi, ketergantungan menonton konten singkat, gangguan tidur, sulit untuk fokus, hingga depresi.

Apabila Anda mengalami gejala-gejala tersebut, segera lakukan tips ini.

1. Membatasi bermain ponsel

Penyebab utama brain rot dipicu oleh ponsel yang terus menggulir konten-konten singkat tidak bermutu. Oleh karena itu otak terus dipenuhi dengan informasi yang berlebihan, tetapi tidak berkualitas. Sebaiknya, kurangi waktu menatap layar hp maksimal 2 jam per hari di luar jam kerja.

2. Jangan bermain gadget sebelum tidur

Bermain hp sebelum tidur dapat membuat rasa kantuk hilang sehingga tidur menjadi larut malam. Berikan otak istirahat dari segala informasi dari dunia maya. Letakkan gadget jauh dari kasur agar mata dapat langsung terlelap saat tubuh sedang terbaring.

3. Hapus aplikasi yang tidak penting

Memiliki terlalu banyak aplikasi membuat jari tak tahan untuk membuka gadget dan berselancar di sana dengan waktu yang lama. Untuk itu, pilih aplikasi yang sangat penting dan bermanfaat dan hapus yang tidak memiliki efek positif agar Anda tidak mudah terdistraksi.

4. Penuhi waktu luang dengan aktivitas yang bermanfaat

Jangan biarkan jadwal harian kosong, ini yang memicu untuk selalu bermain gadget. Buatlah daftar kegiatan untuk mengisi waktu luang, misalnya melakukan hobi, bertemu dengan teman, olahraga, membaca, hingga mencoba aktivitas baru untuk menambah pengalaman dan pengetahuan.

Bermain gadget tidak sepenuhnya berefek buruk karena manusia juga memerlukan berita untuk mengetahui kejadian di dunia. Namun, mengonsumsi konten singkat secara berlebihan, dapat memicu brain rot atau penurunan intelektual.

Oleh karena itu, hindari membuka media sosial di saat waktu luang. Sebaiknya lakukan kegiatan lain yang bermanfaat dan dapat merangsang otak untuk lebih fokus.

 Baca Juga: Diklat Jurnalistik Guru SMA/MA Se-Kabupaten Malang Sudah Dibuka

 

 

Editor : Aditya Novrian
#penurunan intelektual #konten singkat #brainrot #Medsos