RADAR MALANG – Cacingan sering kali dianggap sepele lantaran beranggapan bahwa akan sembuh sendirinya. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berdampak seius pada kesehatan tubuh.
Cacingan merupakan sebutan untuk infeksi cacing yang masuk ke dalam tubuh. Parasit tersebut dapat menginfeksi bagian usus yang kemudian menimbulkan gejala.
Infeksi cacing dapat terjadi pada siapa saja, mulai dari anak-anak gingga golongan dewasa. Adapun cacingan disebabkan karena beberapa faktor, seperti menyentuh benda dan mengonsumsi makanan yang terkontaminasi telur cacing, tidak mencuci tangan usai menyentuh tanah, berjalan dengan kaki telanjang di permukaan tanah, hingga mengonsumsi makanan mentah atau setengah matang.
Guna mendeteksi cacingan terdapat berbagai ciri-ciri atau gejala, sebagai berikut.
1. Terdapat cacing dalam feses.
2. Kulit kemerahan, gatal, ruam, serta terlihat bentuk cacing pada permukaan kulit.
3. Mengalami diare lebih dari dua minggu.
4. Sering mengalami sembelit.
5. Perut terlihat kembung dan terasa bengkak.
6. Penurunan berat badan tanpa penyebab pasti.
7. Anus terasa gatal, terutama pada malam hari.
8. Kerap mengalami reaksi alergi pada kulit.
9. Mudah lelah.
10. Nyeri pada sendi dan otot.
11. Mengalami kaki gajah atau filariasis.
12, Pada anak-anak terjadi penghambatan tumbuh kembang.
Pengobatan cacingan dapat dilakukan secara mandiri dengan mengonsumsi obat cacing selama satu hingga tiga hari. Tak hanya bagi penderita, anggota keluarga dan binatang peliharaan juga harus mengonsumsi obat cacing guna agar terjadi penularan.
Namun, apabila Anda mengalami gejala, seperti tinja terdapat darah atau nanah, kerap muntah, demam, dehidrasi, serta memiliki ruam merah dan gatal di kulit yang berbentuk cacing, segera periksakan diri ke dikter untuk mendapatkan penanganan yang lebih optimal.
Baca Juga: Pemkot Malang Kejar Bantuan Pengelolaan Sampah dari Pemerintah Pusat
Editor : Aditya NovrianSumber : Halodoc