Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kenali Asal Usul Penyakit Kaki Gajah! Berawal dari Infeksi Cacing Filaria

Marsha Nathaniela • Senin, 20 April 2026 | 15:40 WIB
Penyakit kaki gajah atau filariasis disebabkan oleh infeksi cacing filaria. (Pinterest).
Penyakit kaki gajah atau filariasis disebabkan oleh infeksi cacing filaria. (Pinterest).
RADAR MALANG – Dalam istilah medis, penyakit kaki gajah disebut dengan filariasis. Kondisi ini menyebabkan pembengkakan pada tungkai atau bagian tubuh lain, seperti lengan, dada, hingga kelamin.

Di Indonesia sendiri, kaki gajah masih menjadi masalah kesehatan, terutama di daerah Papua, Nusa Tenggara Timur, Jawa Barat, dan Nanggroe Aceh Darussalam. Menurut data dari Kemenkes RI, terdapat hampir 13 ribu kasus filariasis di Indonesia.

Penyakit kaki gajah disebabkan oleh infeksi cacing berjenis filaria yang menyerang pembuluh getah bening. Cacing tersebut kemudian berkembang biak dan menghasilkan jutaan cacing mikroskopis atau mikrofilaria.

Baca Juga: Disnaker Tak Bisa Pantau TKI Asal Kabupaten Malang yang Disiksa di Arab Saudi, Ini Penyebabnya

Terdapat tiga spesies cacing filaria yang menyebabkan kaki gajah, yaitu Wuchereria Bancrofti, Brugia Malayi, dan Brugia Timor.

Adapun gejala utama penyakit kaki gajah, yakni penderita akan mengalami pembengkakan di tungkai atau bagian tubuh lain. Kulit pada tungkai yang bengkak akan menebal, kering, lebih gelap, pecah-pecah, hingga muncul luka.

Kondisi tersebut termasuk dalam fase kronik sehingga bagian tubuh yang bengkak tidak dapat kembali seperti semula. Penderita sering tidak sadar jika mengalami penyakit ini karena tidak menimbulkan gejala apa pun sehingga terlambat untuk ditangani.

Baca Juga: Realisasi PBB Kabupaten Malang Baru 10,75 Persen, Bapenda Jemput Bola Kejar Target

Filariasis juga dapat menular antarmanusia melalui gigitan nyamuk berjenis Culex, Aedes, Anopheles, atau Masonia yang telah terinfeksi. Saat nyamuk menggigit penderita kaki gajah, mikrofilaria dapat terbawa bersama darah dan masuk ke dalam tubuh nyamuk. Kemudian, siklus penularan akan terjadi jika nyamuk tersebut menggigit orang lain.

Oleh karena itu, seseorang akan berisiko terkena penyakit kaki gajah apabila tinggal di lingkungan endemik kaki gajah, tinggal di lingkungan yang tidak bersih, serta sering digigit nyamuk atau tingga di lingkungan yang banyak nyamuk.

Pengobatan yang dapat dijalani oleh pasien kaki gajah adalah dengan mengonsumsi obat cacing agar hewan tersebut mati sehingga pembengkakan kelenjar getah bening dapat mereda dan aliran getah bening kembali lancar.

 Baca Juga: Bau Mulut Tak Sedap? Ini Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasinya

 

 

Editor : Aditya Novrian
#kaki gajah #filariasis #penyakit kaki gajah #nyamuk