RADAR MALANG – Umat manusia hidup di dunia dikelilingi oleh berbagai jenis penyakit, termasuk yang langka dan sulit untuk disembuhkan.
Meski jumlah penderitanya terbilang sedikit, penyakit ini kerap memiliki gejala unik dan kebanyakan tidak dapat disembuhkan. Berikut deretan penyakit-penyakit langka yang ada di dunia.
1. Hypertrichosis (Manusia Serigala)
Penyakit ini dikenal sebagai cognital hypertrichosis lanuginose. Akibat dari mutasi genetik, seseorang yang lahir dalam kondisi ini mengalami pertumbuhan rambut yang banyak dan cepat hingga menutupi tubuh, bahkan wajah. Oleh karena itu, penyakit ini disebut sebagai sindrom “manusia serigala” karena memiliki bulu yang lebat.
Rambut tersebut bisa dihilangkan melalui waxing, laser, atau hair removal lain, tetapi tidak berselang lama bulu akan tumbuh kembali.
Di sisi lain, penyakit ini juga bisa dipicu oleh pengobatan untuk anti-botak. Meski demikian, beberapa kasus lain tidak diketahui penyebab pastinya.
Baca Juga: Jarang Diketahui! Ini Penyebab Gagal Ginjal yang Perlu Diwaspadai
2. Progeria
Progeria merupakan salah satu penyakit langka yang menimpa anak-anak. Kondisi ini membuat tubuh anak menua secara cepat, disebabkan oleh perubahan genetik yang abnormal. Namun, pemicu perubahan genetik tersebut tidak dapat diketahui secara pasti.
Gejala awal yang akan terjadi saat anak berusia satu tahun, yakni akan mengalami kerontokan rambut dan pertumbuhannya juga terhambat. Selain itu, penderita mengalami bentuk wajah sempit, rahang kecil, mata menonjol, suara nyaring, otot bermasalah, tulang rapuh, sendi kaku, serta gangguan pendengaran.
Baca Juga: Cek Anemia Kini Cukup Pakai Kamera HP Berkat Inovasi AI Dosen UMM
3. Alien Hand Syndrome
Penyakit langka satu ini membuat penderita tidak bisa mengendalikan pergerakan tangannya. Otak kiri dan kanan mampu bergerak atas kemauannya sendiri. Menurut penelitian, sindrom tangan alien disebabkan oleh efek samping dari operasi otak atau pemisahan fungsi area lobus otak.
Sayangnya, penyakit ini tidak bisa diobati hingga sembuh. Meski demikian, penderita harus menggenggam sebuah benda untuk menghentikan pergerakan tangan sementara waktu.
Baca Juga: Bau Mulut Tak Sedap? Ini Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasinya
4. Xeroderma Pigmentosum
Umunya, manusia membutuhkan vitamin D dari sinar matahari. Namun, terdapat sekitar 1 dari 250 ribu orang di dunia yang mengalami Xeroderma Pigmentosum (XP). Penyakit ini membuat penderita mengalami kulit terbakar, melepuh, kemerahan, dan terasa sakit akibat dari paparan sinar matahari.
Xeroderma Pigmentosum disebabkan oleh kelainan genetik yang membuat tubuh tidak dapat memperbaiki atau menggantikan DNA yang rusak karena sinar matahari.
Adapun gejala awal yang muncul biasanya ditandai dengan kondisi kulit melepuh terbakar parah setelah beberapa menit terkena sinar matahari. Selain itu, mata juga menjadi merah, kabur, hingga terjadi iritasi.
5. Sindrom Riley Day
Sindrom ini disebut dengan istilah Familial Dysautonomia atau Hereditary Neuropathy Type 1 (HSN) yang disebabkan oleh mutasi genetik turunan dan langka sehingga sistem saraf sensorik, otonom, serta saraf pusat terganggu. Akibatknya, penderita mengalami tekanan darah yang tidak normal, sesak napas, tidak dapat mengeluarkan air mata saat menangis, diare, sulit bicara, hingga kebal terhadap rasa sakit.
Baca Juga: Kenali Asal Usul Penyakit Kaki Gajah! Berawal dari Infeksi Cacing Filaria
Editor : Aditya Novrian