RADAR MALANG – Publik dihebohkan dengan kasus Hantavirus yang menyerang sejumlah penumpang kapal pesiar MV Hondius yang sedang berlayar dari Argentina menuju Tanjung Verde, pada Senin (4/5/2026).
Dari 147 penumpang dan awak kapal, sebanyak tiga orang meninggal dunia, diduga akibat terinfeksi hantavirus.
Melansir dari World Health Organization (WHO), hantavirus merupakan sekelompok virus yang secara alami menginfeksi beberapa hewan pengerat, seperti tikus dan terkadang juga dapat menginfeksi manusia.
Kasus Hantavirus ini terutama terjadi di Amerika, Eropa, dan Asia. Manusia dapat tertular virus tersebut melalui kontak dengan urine, feses, atau air liur dari tikus yang telah terinfeksi oleh Hantavirus.
Baca Juga: Adopsi Kucing Baru? Ketahui Jenis Vaksin Ini untuk Kesehatan Anabulmu
Adapun gejala awal infeksi Hantavirus, seringkali terasa seperti penyakit umum lainnya yang berupa sakit kepala, demam, nyeri otot, sakit perut, mual, hingga muntah. Saat seseorang merasa sakit, gejala yang muncul biasanya dimulai dari satu minggu hingga delapan minggu setelah terpapar.
Risiko penularan Hantavirus dapat meningkat apabila tidak menerapkan protokol kebersihan lingkungan yang tepat serta tidak meningkatkan kewaspadaan terhadap kesehatan tubuh.
“Selama wabah, sangat penting untuk melakukan identifikasi dini, isolasi kasus, pemantauan kontak fisik, serta menerapkan langkah-langkah pencegahan infeksi untuk membatasi penyebaran lebih lanjut,” ujar Direktur Departemen Epidemiologi dan Manajemen Pandemi, Dr. Maria Van Kerkhove, dilansir dari Instagram WHO.
Baca Juga: Pencinta Anabul Merapat! Ini Penyebab Penyakit FLUTD pada Kucing
Guna mencegah hantavirus, Anda juga dapat melakukan beberapa langkah berikut.
1. Rutin membersihkan rumah maupun tempat kerja.
2. Menutup lubang tempat tikus dapat masuk.
3. Jangan membiarkan makanan terbuka, simpan makanan di tempat yang tertutup dan aman.
4. Jika terdapat kotoran tikus, segera bersihkan dengan benar dan teliti.
5. Hindari membersihkan kotoran tikus dengan sapu kering atau penyedot debu. Basahi terlebih dahulu area yang terkontaminasi sebelum dibersihkan.
Meskipun hingga saat ini belum ada pengobatan antivirus khusus atau vaksin untuk hantavirus, perawatan intensif dari tenaga kesehatan sejak dini berperan penting untuk mencegah terjadinya komplikasi serius yang dapat berakibat fatal.
Baca Juga: Fenomena Hamil di Luar Rahim: Kenali Penyebab dan Gejalanya
Editor : Aditya Novrian