RADAR MALANG – Masalah kesehatan rambut, seperti kebotakan kerap dialami oleh pria daripada wanita. Hal ini diakibatkan oleh berbagai kondisi, mulai dari faktor genetik hingga memiliki penyakit tertentu.
Pada pria, kebotokan yang biasa terjadi, yaitu alopecia androgenetik yang terjadi karena faktor hormonal dan genetik. Kebotakan ini awalnya terjadi di bagian pelipis atau ubun-ubun kepala dan tidak diimbangi dengan pertumbuhan rambut yang optimal.
Baca Juga: Mengenal Retinoblastoma, Kanker Mata yang Kerap Menyerang Anak-Anak
Adapun penyebab utama pria mengalami kebotakan dini, di antaranya sebagai berikut.
1. Genetik
Kondisi kebotakan pada pria berkaitan dengan faktor keturunan atau genetik. Apabila terdapat anggota keluarga, baik dari ayah, paman, atau kakek yang mengalami kebotakan, risiko seseorang mengalami kebotakan semakin meningkat.
2. Hormon
Kebotakan pada pria juga berkaitan dengan hormon, terutama hormon seks atau dihidrotestosteron (DHT). Hormon ini menjadi penyebab folikel rambut pria menjadi tipis sehingga rambut rentan terjadi kerontokan.
Baca Juga: Waspada Hantavirus! Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Pencegahannya
3. Penyakit
Kebotakan pada pria dapat disebabkan oleh kondisi medis tertentu, seperti infeksi kulit kepala (trikotilomania) dan alopecia areata yang disebabkan oleh autoimun.
Kelainan autoimun, menyerang sel dan jaringan sehat, termasuk folikel rambut sehingga dapat mengganggu pertumbuhan rambut.
4. Pengaruh Obat-obatan
Terdapat jenis obat-obatan yang menyebabkan efek samping berupa kerontokan rambut hingga kebotakan, yakni methotrexate atau kemoterapi untuk penyakit kanker, obat penghambat beta, obat antikejang, antidepresan, serta heparin.
Umumnya, kebotakan akibat faktor keturunan tidak dapat dicegah, tetapi terdapat beberapa metode untuk menjaga kesehatan rambut agar kebotakan tidak semakin parah, seperti berikut.
- Jangan menggunakan sisir yang bergigi rapat saat menyisir rambut.
- Hindari menggaruk kepala dengan kuku saat keramas, melainkan pijat kulit kepala dengan lembut.
- Pakailah topi atau pelindung kepala saat berada di bawah terik matahari.
- Jangan menggunakan produk yang mengandung bahan kimia keras, seperti cat atau minyak rambut.
- Menjalani gaya hidup sehat dengan menjaga pola makan dan berolahraga secara rutin.
Di sisi lain, Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Dokter akan memberikan obat oles minoxidil yang dapat mendorong pertumbuhan rambut serta memperlambat kebotakan di kepala. Hal ini dapat dilakukan apabila folikel rambut masih dalam kondisi baik.
Baca Juga: Adopsi Kucing Baru? Ketahui Jenis Vaksin Ini untuk Kesehatan Anabulmu
Editor : Aditya Novrian