Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dinkes Kota Malang Ajukan Pengadaan Vaksin MR untuk 11 Ribu Nakes 

Nabila Amelia • Minggu, 10 Mei 2026 | 06:35 WIB
BUTUH PERLINDUNGAN: dr Rully Suwartiningsih bersiap memberi penanganan medis di tempat praktiknya di Kecamatan Singosari, kemarin (9/5). (Nabila Amelia / Radar Malang)
BUTUH PERLINDUNGAN: dr Rully Suwartiningsih bersiap memberi penanganan medis di tempat praktiknya di Kecamatan Singosari, kemarin (9/5). (Nabila Amelia / Radar Malang)

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Tenaga kesehatan (nakes) jadi pihak yang paling rawan terpapar virus measles-rubella (MR) atau campak-rubella. Untuk mengurangi risiko penularan virus tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang sudah mengajukan 11 ribu nakes agar mendapat vaksin MR.

Sebagai informasi, April lalu Badan Pengawas Obat Makanan (BPOM) menerbitkan izin perluasan vaksin Measles-Rubella (MR) untuk kelompok usia dewasa. Selanjutnya, Kemenkes RI menggelar pemberian vaksin bagi 39.212 tenaga medis dan 223.150 nakes di 14 provinsi dengan kasus campak tertinggi. 

Baca Juga: Empat Bulan, 50 Sapi di Malang Terinfeksi Virus PMK Kabupaten Malang Terima 32.000 Vaksin

Selain itu, ada 28.321 dokter yang juga mendapat jatah vaksin. Mereka meliputi dokter umum dan dokter gigi internship di seluruh Indonesia.

Pemberian vaksin MR rencananya juga menyasar tenaga medis dan nakes di Kota Malang. Kepala Dinkes Kota Malang dr Husnul Muarif menyampaikan, pihaknya sudah melakukan pendataan terhadap calon sasaran penerima vaksin di lingkungan kesehatan. 

”Terutama yang berada di lingkup Pemkot Malang dulu,” sebut Husnul. Kendati demikian, pihaknya juga memasukkan tenaga medis dan nakes di sejumlah faskes di Kota Malang agar mendapat vaksin MR. Menurut Husnul, jumlah yang terdata sekitar 11 ribu orang. Mereka tersebar di 16 Puskesmas, RSUD Kota Malang, laboratorium kesehatan daerah, dan 28 rumah sakit lainnya. 

Baca Juga: Kabupaten Malang Dijatah 32.000 Dosis Vaksin PMK

”Kami ajukan kepada Pemprov Jatim untuk mendapat kuota vaksin campak untuk dewasa, terutama tenaga kesehatan,” imbuh dia. Selanjutnya, pihaknya tinggal menunggu dropping vaksin dari Dinkes Provinsi Jatim. Dari dinkes, vaksin akan disalurkan ke setiap fasilitas kesehatan (faskes), untuk kemudian digunakan ke masing-masing tenaga medis maupun tenaga kesehatan.

Untuk dosis pemberiannya tergantung masing-masing tenaga medis maupun tenaga kesehatan. Jika saat kecil belum sama sekali, harus diberikan sebanyak dua kali. Sebaliknya, jika sudah pernah mendapat saat kecil, nakes hanya butuh satu kali vaksin. (mel/by)

Editor : A. Nugroho
#MR #dinkes #Vaksin #Nakes