Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Antisipasi Campak Rubella, 1.224 Nakes RSUD dr Saiful Anwar (RSSA) Mendapat Vaksin

Nabila Amelia • Selasa, 12 Mei 2026 | 15:26 WIB
ANTISIPASI BAHAYA CAMPAK: Salah satu tenaga kesehatan (kiri) di RSUD dr Saiful Anwar (RSSA) mendapat vaksin measles-rubella kemarin (11/5). Dalam sehari ada 300 nakes mendapat vaksin. (Foto: Nabila Amelia / Radar Malang)
ANTISIPASI BAHAYA CAMPAK: Salah satu tenaga kesehatan (kiri) di RSUD dr Saiful Anwar (RSSA) mendapat vaksin measles-rubella kemarin (11/5). Dalam sehari ada 300 nakes mendapat vaksin. (Foto: Nabila Amelia / Radar Malang)

 MALANG KOTA-RADAR MALANG - Pemberian vaksin measles-rubella (MR) kepada tenaga medis dan tenaga kesehatan mulai dilakukan. Salah satunya di RSUD dr Saiful Anwar (RSSA) pada Senin kemarin (11/5). Ada sebanyak 1.224 orang yang menjadi sasaran pemberian vaksin.

 Vaksinasi dimulai sejak pukul 08.00 sampai 14.00. Satu per satu tenaga medis maupun tenaga kesehatan berdatangan ke Ruang Majapahit RSSA untuk mendapat vaksin.

 Penanggung Jawab Pemberian Vaksin MR RSSA dr Diana Wati Ekasari menjelaskan, karena jumlah yang mendapat jatah vaksin cukup banyak, maka pelaksanaannya empat hari. Mulai dari 11 Mei, 12 Mei, 13 Mei, dan 21 Mei. ”Setiap hari kurang lebih ada 300 orang yang mendapat vaksin,” jelas dia.

 Menurutnya, pemberian vaksin dilakukan karena tenaga medis dan tenaga kesehatan merupakan pihak-pihak yang rentan terpapar virus seperti campak rubella. Pemberian itu juga sudah atas arahan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jatim.

 Selain karena arahan, sejak Januari, RSSA memang sudah menerima pasien campak. Sebagian besar adalah anak-anak. ”Berdasar data kami, pada Januari ada empat kasus, Februari, tiga kasus, dan Maret lima kasus,” ungkapnya.

 Sementara dari segi tenaga medis dan tenaga kesehatan tidak ada yang terpapar. Pihaknya pun berharap campak rubella tidak sampai menjangkiti tenaga medis dan tenaga kesehatan. Kendati demikian, antisipasi seperti pemberian vaksin harus tetap dilakukan.

 ”Untuk yang sudah lengkap vaksinnya saat kecil hanya diberi 1 dosis. Tapi kalau saat kecil hanya diberi 1 dosis atau belum sama sekali, dapat 2 dosis,” imbuh Diana. Jumlahnya ada sekitar 107 orang yang belum vaksin MR lengkap.

 Khusus untuk yang harus mendapat dua kali vaksin saat dewasa, jarak dosis pertama dengan kedua adalah 28 hari. Setelah mendapat vaksin, para tenaga medis dan tenaga kesehatan harus beristirahat selama 15 menit di bilik observasi. (mel/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
#campak kota malang #nakes divaksin #Vaksin #Campak-Rubella